Connect With Us

Tahanan Kabur Terus, KPLP Pemuda Tangerang Dicopot

| Senin, 19 Desember 2011 | 20:33

Pintu masuk pengunjung Lapas Pemuda Tangerang. (tangerangnews / dira)


TANGERANG- Kepala Kesatuan Personel Pengamanan Lapas (KPLP) Lapas Pemuda Tangerang, Hadi Gunawan dicopot oleh Kanwil Kemenkumham, Provinsi Banten.

Pencopoton ini terjadi lantaran seringnya tahanan pada Lapas tersebut kabur. Terakhir, dua WN Iran yang melarikan diri namun kemudian berhasil ditangkap kembali adalah Mehrdad Ghaledar bin Mahdi (27) dan Ali Akbar Farahani bin Taghi (27) beberapa waktu lalu.
"Empat hari lalu posisi KPLP Lapas pemuda sudah dijabat oleh pejabat pelaksana harian. Sedangkan Hadi Gunawan kami tarik menjadi staff divisi pemasyarakatan Kemenkumham Banten. Pencopotan ini merupakan hasil evaluasi kami terhadap kinerja yang bersangkutan selama bertugas di Lapas Pemuda Tangerang," ujar Kepala Kanwil  Kemenkumham Banten,
Imam Santoso, Senin (19/12).
 
Ditambahkannya,  kaburnya para narapidana ini merupakan bukti kelalaian dari petugas Lapas dan itu tidak bisa ditolerir dan peristiwa dua WN Iran terakhir adalah merupakan yang kesekian kalinya.  “Juni 2011 lalu, enam narapidana juga kabur. Kami saat ini masih terus melakukan evaluasi terhadap kinerja petugas di Lapas Pemuda, Tangerang.  Selain Hadi, kami juga tengah melakukan pemeriksaan terhadap Kunto Wiryanto, sebagai Kalapas Pemuda, karena ini menyangkut nama baik institusi, " tegasnya.
    Sementara itu ketika disinggung mengenai usulan dari Kunto yang meminta agar Lapas Pemuda dipasangi kawat berduri mengelilingi tembok pagar pembatas Lapas. Imam mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan hal tersebut kepada pihak Kemenkumham pusat.

"Demi mencegah peristiwa kaburnya narapidana terulang kembali, mudah-mudahan pemasangan kawat berduri yang mengelilingi tembok pembatas Lapas Pemuda bisa dilakukan pada 2012 mendatang,"tandasnya. (DRA)
NASIONAL
KUHAP Baru Mulai Berlaku 2 Januari 2026, Guru Besar UI Nilai Supremasi Negara Terlalu Dominan

KUHAP Baru Mulai Berlaku 2 Januari 2026, Guru Besar UI Nilai Supremasi Negara Terlalu Dominan

Jumat, 2 Januari 2026 | 12:26

Guru besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) Sulistyowati Irianto mengkritisi pengesahan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) serta pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang akan efektif mulai Januari 2026

BISNIS
Pikat Korea Selatan, ROKA Collection Cetak Omzet Ratusan Juta di Seoul Design Festival 2025

Pikat Korea Selatan, ROKA Collection Cetak Omzet Ratusan Juta di Seoul Design Festival 2025

Kamis, 18 Desember 2025 | 21:03

-Produk kriya rotan asal Indonesia kembali membuktikan kualitasnya di panggung internasional. Brand lokal ROKA Collection sukses mencuri perhatian dalam ajang bergengsi Seoul Design Festival 2025 yang berlangsung pada 12–16 November 2025 di Seoul

TOKOH
Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Rabu, 3 Desember 2025 | 18:21

Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.

KAB. TANGERANG
Nyawa Dibayar Nyawa, Keluarga Korban Pembunuhan di Jambe Minta Pelaku Guru Ngaji Dihukum Mati

Nyawa Dibayar Nyawa, Keluarga Korban Pembunuhan di Jambe Minta Pelaku Guru Ngaji Dihukum Mati

Jumat, 2 Januari 2026 | 17:52

Suasana duka masih menyelimuti keluarga besar Abdul Aziz, 19, remaja yang tewas secara tragis di tangan Abdul Mugni, 23, temannya yang berprofesi sebagai guru ngaji.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill