Connect With Us

Sungai Cisadane Tercemar Limbah Industri

| Selasa, 9 Juni 2009 | 15:20

Sumber Penghidupan Terancam TANGERANGNEWS-Wali Kota Tangerang Wahidin Halim menyatakan, Sungai Cisadane saat ini telah tercemar limbah industri dari perusahaan dan individu yang mengakibatkan rusaknya lingkungan di sekitar sungai tersebut. “Saya sangat prihatin dengan kondisi Sungai Cisadane yang kini terus tercemar limbah industri,” kata Wahidin, saat meninjau sungai yang menjadi kebanggaan masyarakat Kota Tangerang itu, hari ini. Wali Kota mengatakan, para pelaku industri yang membuang limbahnya di sepanjang sungai tersebut harus mendapat hukuman setimpal. “Misalnya izinnya harus dikaji kembali,” katanya. Wahidin mengatakan, pihaknya akan mengirimkan surat ke seluruh industri yang ada di Kota Tangerang, terutama yang lokasinya berdekatan dengan Sungai Cisadane. Selain itu, pihaknya segera melakukan penelitian apakah limbah yang disalurkan ke Sungai Cisadane mengandung bahan beracun berbahaya (B3) atau tidak. “Kalau memang benar beracun, kita akan melakukan penghentian. Sebab ini berbahaya jika dibiarkan,” kata Wahidin. Wali Kota juga mengungkapkan rencana pembuatan tanggul di sepanjang Sungai Cisadane pada tahun anggaran 2010 mendatang. Tujuan dari pembuatan tanggul itu , kata dia, bisa menjaga kebersihan dan kelestarian sungai yang airnya merupakan bahan baku air minum masyarakat Kota Tangerang. Anggota Komisi C DPRD Kota Tangerang Oman Djumansyah mengatakan, memang saat ini air Sungai Cisadan merupakan sumber penghidupan masyarakat di Kota Tangerang. Tanpa sumber air dari Sungai Cisadane PDAM tidak akan bisa memproduksi air siap minum. “Artinya pemerintah seharusnya melakukan fungsinya secara maksimal, sebab pemerintah memiliki instrumen Badan Pengendali Lingkungan Hidup (BPLH),” katanya. Selama ini kinerja BPLH tidak berjalan, kata dia, itu terbukti dengan menurunnya kualitas air Sungai Cisadane. “Jangan hanya prihatin, “ tandasnya.(den)
BANTEN
Bus Penumpang Kepergok Angkut Belasan Motor Kredit di Pelabuhan Merak, Hendak Digelapkan ke Sumatera

Bus Penumpang Kepergok Angkut Belasan Motor Kredit di Pelabuhan Merak, Hendak Digelapkan ke Sumatera

Sabtu, 14 Februari 2026 | 20:18

Jajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.

TANGSEL
Mantan Kapolsek Serpong Jadi Tersangka Jaringan Narkoba, Polwan Polres Tangsel Ikut Terseret

Mantan Kapolsek Serpong Jadi Tersangka Jaringan Narkoba, Polwan Polres Tangsel Ikut Terseret

Senin, 16 Februari 2026 | 17:58

Bareskrim Polri telah menetapkan AKBP Didik Putra Kuncoro, Mantan Kapolres Bima Kota sebagai tersangka kasus dugaan penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

OPINI
Kecelakaan Berulang di Pasar Kemis: Ketika Tragedi Bukan Lagi Kebetulan

Kecelakaan Berulang di Pasar Kemis: Ketika Tragedi Bukan Lagi Kebetulan

Sabtu, 14 Februari 2026 | 19:24

Rangkaian kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang, khususnya di Pasar Kemis, rasanya sudah sulit dianggap sekedar kebetulan. Belum ada satu bulan, setidaknya empat kecelakaan terjadi di wilayah yang kurang lebih sama.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill