Connect With Us

Bantaran Sungai Cisadane Digusur, Warga dengan Satpol PP Ricuh

| Senin, 12 November 2012 | 16:58

Tampak petugas Satpol PP Hancurkan rumah warga bantara Sungai Cisadane. (tangerangnews / dira)

TANGERANG-Ratusan rumah di bantaran Sungai Cisadane, tepatnya di Kampung Baru, RT 03/07, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, digusur Satpol PP karena berdiri diatas lahan milik pemerintah, Senin (12/11). Penggusuran tersebut sempat mendapat perlawanan warga hingga, akhirnya beberapa warga  diamankan pihak kepolisian.

Informasi yang diperoleh, terdapat sekitar 100 rumah yang dihuni oleh 250 kepala keluarga di lahan tersebut. Sebelumnya, Satpol PP sudah memberikan surat peringatan agar warga mengosongkan rumahnya. Namun, hingga batas waktu yang ditentukan warga tidak menanggapi, akhirnya petugas melakukan penggusuran paksa.

Penggusuran dilakukan dengan menggunakan satu unit beko. Warga yang menolak penggusuran sempat mengalangi petugas, bahkan menyandera beko. Akhinya, sekitar 10 orang langsung diamankan oleh polisi. Melihat itu, warga pun akhirnya pasrah. “Saya pasrah, tetapi bingung mau tinggal dimana lagi. Di sini saya sudah tinggal sejak 1990. Satpol PP juga bohong, kita tidak pernah diberitahu kalau akan digusur,” ujar Andri, warga setempat yang rumahnya semi permanen itu.

Kepala Bidang Pengawasan dan Ketertiban Satpol PP Kota Tangerang Afdiwan di Tangerang mengatakan, rumah warga yang telah berdiri puluhan tahun itu telah melangar ketentuan karena berada di atas lahan milik pengairan dan kehakiman.

 “Karena berdiri diatas tanah pemerintah, maka pemukiman warga ini liar. Sebelum dilakukan penertiban, kita sudah melakukan sosialisasi dengan surat pemberitahuan kepada penghuni rumah sejak satu bulan lalu. Tapi peringatan kita tidak ditanggapi,” katanya.

 Terkait warga yang diamankan, Afdiwan mengatakan, hal itu terpaksa dilakukan karena mereka mengganggu proses penertiban. Mereka pun menghalangi petugas yang akan masuk ke ke dalam rumah untuk membongkar bangunan. "Warga ada yang naik ke atas beko dan menganggu kerja petugas yang akan menghancurkan rumah. Oleh karena itu, kita amankan. Kita bukannya keras tetapi semuanya sesuai aturan. Sebab, kita sudah sosialisasikan semua ini kepada mereka," ujarnya. 

Menurut Afdiwan, kepedepannya lahan tersebut akan dibangun turap oleh Pemerintah Kota Tangerang untuk mencegah banjir. Dalam melakukan penertiban kali ini dilibatkan sebanyak 100 personil Satpol PP dan puluhan anggota TNI dan Polisi.

AYO! TANGERANG CERDAS
Dibuka hingga 8 Juli, Begini Tata Cara Pendaftaran pra-SPMB SD 2026 di Kota Tangerang

Dibuka hingga 8 Juli, Begini Tata Cara Pendaftaran pra-SPMB SD 2026 di Kota Tangerang

Selasa, 14 April 2026 | 13:56

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pendidikan mulai membuka tahapan pra-Sistem Penerimaan Murid Baru (pra-SPMB) untuk jenjang Sekolah Dasar sejak Senin, 13 April 2026.

OPINI
Cara Islam Mengatasi Krisis Energi

Cara Islam Mengatasi Krisis Energi

Minggu, 19 April 2026 | 21:19

Perang Iran vs Israel-AS membuat khawatir negara-negara dikawasan, akan ancaman kelangkaan kebutuhan minyak di negerinya, yang berpotensi menyebabkan timbulnya krisis energi dunia. Tidak terkecuali di Indonesia.

BANTEN
Dorong Budaya Energi Bersih, Pegawai PLN Banten Ngantor Pakai Kendaraan Listrik

Dorong Budaya Energi Bersih, Pegawai PLN Banten Ngantor Pakai Kendaraan Listrik

Senin, 20 April 2026 | 07:17

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Banten menjalankan budaya penggunaan energi ramah lingkungan melalui program Clean Energy Day.

TEKNO
Bikin Laporan Polisi dan Kehilangan Bisa Lewat Aplikasi, Sudah Digunakan Polda Banten

Bikin Laporan Polisi dan Kehilangan Bisa Lewat Aplikasi, Sudah Digunakan Polda Banten

Rabu, 15 April 2026 | 22:32

Masyarakat kini dapat membuat laporan polisi (LP) dan laporan kehilangan secara online melalui Super App Polri yang baru saja diluncurkan pada Selasa, 14 April 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill