Connect With Us

Soal Suara di Pinang, Sachrudin : Lihat Nanti..

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 6 Juni 2013 | 13:01

Sachrudin Wakil Wali Kota Tangerang. (Achman Irfan Fauzi / TangerangNews 3 Maret 2020)

TANGERANGNEWS.com-Sachrudin bakal calon wakil wali kota yang berpasangan dengan Arief R Wismansyah mengomentari pernyataan Abdul Syukur soal dirinya yang tak akan berpengaruh banyak mengambil suara Golkar di Kecamatan Pinang.

“Lihat saja nanti,” ujar Sachrudin seraya tertawa, Kamis (6/6). Sachrudin juga tertawa ketika dianggap mendapat durian runtuh lantaran digandeng Arief . “Hahahaha,” tawanya lebar. 

Dia pun mengaku, sudah meminta restu kepada Wali Kota Tangerang Wahidin Halim untuk maju. “Sudah, kata Pak Wali, tak ada masalah,” singkatnya.
 
Namun, dirinya mengaku belum mundur dari jabatannya sebagai Camat Pinang. “Nanti itu,” ujarnya. (DRA)
AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

BANTEN
Kapolda Banten Sebar Nomor Pribadi, Terima Aduan Kamtibmas dan Keadaan Darurat

Kapolda Banten Sebar Nomor Pribadi, Terima Aduan Kamtibmas dan Keadaan Darurat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:30

Kapolda Banten Irjen Pol. Hendra Kurniawan membuka akses nomor pribadinya, yakni 0811-1123-9696 bagi masyarakat yang ingin menyampaikan pengaduan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas)

HIBURAN
PET KINGDOM Kembali Gelar CARE FOR PAW, Salurkan 34,2 Ton Makanan Hewan untuk Shelter Anabul

PET KINGDOM Kembali Gelar CARE FOR PAW, Salurkan 34,2 Ton Makanan Hewan untuk Shelter Anabul

Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:24

PET KINGDOM kembali menggelar program CARE FOR PAW bertema “Kebaikan untuk Anabul” pada September hingga November 2026.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill