Connect With Us

Soal Suara di Pinang, Sachrudin : Lihat Nanti..

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 6 Juni 2013 | 13:01

Sachrudin Wakil Wali Kota Tangerang. (Achman Irfan Fauzi / TangerangNews 3 Maret 2020)

TANGERANGNEWS.com-Sachrudin bakal calon wakil wali kota yang berpasangan dengan Arief R Wismansyah mengomentari pernyataan Abdul Syukur soal dirinya yang tak akan berpengaruh banyak mengambil suara Golkar di Kecamatan Pinang.

“Lihat saja nanti,” ujar Sachrudin seraya tertawa, Kamis (6/6). Sachrudin juga tertawa ketika dianggap mendapat durian runtuh lantaran digandeng Arief . “Hahahaha,” tawanya lebar. 

Dia pun mengaku, sudah meminta restu kepada Wali Kota Tangerang Wahidin Halim untuk maju. “Sudah, kata Pak Wali, tak ada masalah,” singkatnya.
 
Namun, dirinya mengaku belum mundur dari jabatannya sebagai Camat Pinang. “Nanti itu,” ujarnya. (DRA)
BISNIS
Lebarkan Sayap ke Tangerang, Koleksi Jamise Syari Jadi Incaran Gen Z hingga Jemaah Umrah

Lebarkan Sayap ke Tangerang, Koleksi Jamise Syari Jadi Incaran Gen Z hingga Jemaah Umrah

Senin, 6 Juli 2026 | 22:31

Kiblat modest fashion bagi generasi muda kini semakin berkembang dinamis. Menjawab tingginya antusiasme pasar muslimah di wilayah Tangerang dan sekitarnya, brand fesyen syar'i asal Bandung, Jamise Syari, resmi melebarkan sayapnya

KOTA TANGERANG
Modus Gerebek Narkoba, Komplotan Polisi Gadungan Gasak Motor Warga di Kontrakan Tangerang

Modus Gerebek Narkoba, Komplotan Polisi Gadungan Gasak Motor Warga di Kontrakan Tangerang

Senin, 6 Juli 2026 | 22:01

Tim Opsnal Polsek Jatiuwung Polres Metro Tangerang Kota mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan dan pemerasan yang dilakukan komplotan polisi gadungan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Senin, 29 Juni 2026 | 19:00

Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill