Pakar Siber Pertanyakan Kebijakan Peralihan Kartu SIM Fisik ke eSIM
Rabu, 16 April 2025 | 10:04
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi menerbitkan Peraturan Menteri yang mengatur pengalihan penggunaan kartu SIM fisik ke eSIM.
TANGERANG – Kepolisian Meksiko mendapatkan temuan mengerikan dan misterius. Sedikitnya delapan jasad manusia ditinggalkan di dalam mobil van dengan kondisi mengenaskan.
Seperti dilansir AFP, Sabtu (28/11/2015), temuan mengerikan ini terjadi di wilayah Cuenca del Papaloapan, Oaxaca, Meksiko bagian selatan. Wilayah itu memang terkenal rawan kekerasan antargeng narkoba. Jasad-jasad itu ditemukan dengan kondisi leher tergorok.
Wakil Kepala Kepolisian Oaxaca Juan Mateo Rodriguez menyebutkan, tangan dan kaki jasad-jasad itu diikat. Beberapa jasad ditemukan ditumpuk begitu saja di dalam sebuah van, sedangkan beberapa jasad lainnya tergeletak di sekitar van tersebut. “Petani yang hendak berangkat kerja di sekitar kota Cosolapa menemukan jasad-jasad itu dan melaporkannya kepada kami,” tutur Rodriguez.
Delapan jasad itu diyakini korban pembunuhan, namun otoritas setempat belum menyebut dugaan pihak maupun kelompok yang bertanggung jawab atas jasad-jasad tersebut. Kota yang memiliki 15.000 penduduk itu berada di negara bagian Oaxaca yang dikenal sebagai salah satu wilayah termiskin di Meksiko. Tindak kriminal di wilayah ini selalu dikaitkan dengan kekerasan antara kartel narkoba setempat demi menguasai jalur penyelundupan narkoba ke Amerika Serikat.
Sejak 2006, tercatat lebih dari 100.000 orang tewas atau dilaporkan hilang dalam serangan kekerasan terkait geng narkoba.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi menerbitkan Peraturan Menteri yang mengatur pengalihan penggunaan kartu SIM fisik ke eSIM.
Wakil Gubernur (Wagub) Banten A Dimyati Natakusumah membuka ruang pengaduan masyarakat di media sosial (Medsos) pribadinya.
Kini ada destinasi wisata terbaru di Kota Tangerang, bernama Nice Garden Pinang yang berlokasi di Jalan KH Hasyim Ashari Nomor 9A, di Kelurahan Pinang, Kecamatan Pinang.
Pembangunan 250 unit rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kabupaten Tangerang terus berjalan sejak dimulai pada November 2024. Proyek ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP)