Connect With Us

Jatuh, Bangkai Pesawat Flydubai Nyaris Tak Tersisa

EYD | Sabtu, 19 Maret 2016 | 10:07

Puing-puing bangkai pesawat Flydubai yang berserakan setelah jatuh di wilayah Rusia (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan belasungkawa untuk seluruh keluarga korban tewas jatuhnya pesawat Flydubai di Rostov-on-Don, Sabtu (19/3/2016). Putin memerintahkan upaya membantu keluarga korban diprioritaskan.

"Presiden Rusia menyampaikan belasungkawa mendalam kepada semua pihak yang kehilangan orang tercinta dalam insiden ini," tutur juru bicara Kremlin atau Istana Kepresidenan Rusia, Dmitry Peskov, seperti dilansir Sputniknews.com.

"Gubernur (Rostov-on-Don) Vasily Golubev dan Menteri Urusan Darurat Vladimir Puchkov telah melaporkan kepada Putin, soal operasi pencarian di lokasi kecelakaan. Kepala negara menekankan prioritas saat ini ialah bekerja membantu keluarga dan kerabat korban," imbuhnya.

Peskov menambahkan, sejumlah menteri dan pejabat tinggi Rusia dikerahkan ke lokasi kejadian untuk memantau jalannya operasi pencarian jasad korban, puing, dan kotak hitam pesawat. Penyelidikan atas insiden ini tengah dilakukan dengan dipimpin Komisi Investigasi Rusia. Informasi awal menyebut, pesawat pecah berkeping-keping setelah menghantam daratan di lokasi berjarak 250 meter dari landasan bandara Rostov-on-Don. Puing pesawat dilaporkan tersebar hingga sejauh 1,5 kilometer dari lokasi kejadian.

Dugaan awal menyebut hujan deras dan angin kencang menjadi penyebab jatuhnya pesawat yang membawa 55 penumpang dan tujuh awak ini. Pihak maskapai Flydubai telah memastikan tidak ada korban selamat dalam insiden ini.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill