Connect With Us

10 Negara dengan Tingkat Korupsi Paling Tinggi di Dunia

FER | Rabu, 8 Juni 2016 | 15:00

Ilustrasi Uang Hasil Korupsi (Dira Derby / TangerangNews)

TANGERANGNews.com-Setiap tahun, Transparansi Internasional, sebuah koalisi antikorupsi internasional, merilis Indeks Persepsi Korupsi, sebuah survei untuk menentukan negara paling korup di dunia.


Biasanya, hasil survei Transparansi Internasional ini menempatkan negara-negara Afrika dan Timur Tengah sebagai yang paling korup di dunia sekaligus memiliki pemerintahan yang lemah dan kemiskinan yang merata.

Tahun ini, menurut Transparansi Internasional, Somalia adalah "juara" negara-negara paling korup di dunia diikuti Korea Utara dan Afganistan.

Nah, harian ekonomi Business Insider juga melakukan survei serupa, tetapi lebih menyoroti korupsi di negara-negara yang terbilang mapan dan menjadi anggota Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD).

OECD adalah organisasi ekonomi dunia yang beranggotakan 34 negara dan dibentuk pada 1961 untuk mendorong kemajuan perekonomian dan perdagangan dunia.

Hasilnya, Business Insider menentukan 18 negara mapan yang dinilai memiliki level korupsi yang paling tinggi di dunia.

HIBURAN
3 Festival Ini Digelar di Kota Tangerang Sepanjang Juli 2026

3 Festival Ini Digelar di Kota Tangerang Sepanjang Juli 2026

Jumat, 3 Juli 2026 | 16:36

Bulan Juli 2026, Kota Tangerang akan diramaikan dengan tiga event akbar yakni Festival Cisadane, Festival Kali Sabi, dan Halal Fest 2.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill