Pindah Rumah Belum Tentu Harus Ganti KTP dan KK, Ini Penjelasannya
Senin, 27 Juli 2026 | 14:28
Masyarakat yang berpindah tempat tinggal belum tentu wajib mengganti alamat pada Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) maupun Kartu Keluarga (KK).
TANGERANGNEWS.com-Sepasang pria dan wanita kepergok berhubungan seks di pesawat Rossiya Airlines, maskapai milik negara Rusia.
Aksi keduanya menarik perhatian penumpang dan membuat mereka merekamnya. Pasangan itu marah kepada para penumpang.
Dilansir Sindonews.com, pasangan ini diketahui pria 41 tahun dan wanita 43. Mereka dilaporkan dalam keadaan mabuk dan melakukan seks oral di tempat duduk kelas ekonomi pada 26 Oktober 2019.
Perbuatan asusila itu diketahui oleh pramugari. Dengan emosi dia memerintah pasangan tersebut untuk berhenti.
"Anda tahu, kapten telah diberitahu bahwa Anda melakukan seks oral di tempat umum. Pesawat akan mendarat dan Anda akan keluar dari sini," ujarnya dalam rekaman video yang tersebar.
Penumpang wanita hanya diam, tapi si pria mengumpat ke para penumpang yang merekamnya. Pasangan itu pun terus menjadi tontonan para penumpang lain.
Setelah pesawat mendarat, keduanya langsung ditahan petugas kepolisian. Polisi tidak mengungkapkan nama masing-masing pasangan, namun si pria diketahui berasal dari Vladivostok. Sedangkan si wanita berasal dari Nakhodka.
Mereka ditemukan mabuk pada saat tiba di bandara Moskow. Surat kabar setempat, Senin (28/10/2019), melaporkan bahwa mereka telah bertemu di Bandara Sheremetyevo di Moskow sebelum naik pesawat. Keduanya diduga telah mampir di sebuah bar terlebih dahulu.
Menurut Kementerian Dalam Negeri Rusia, pasangan itu menghadapi 15 hari "penahanan administratif" dan denda.
Masyarakat yang berpindah tempat tinggal belum tentu wajib mengganti alamat pada Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) maupun Kartu Keluarga (KK).
TODAY TAGBagi masyarakat Kota Tangerang yang merasa terganggu oleh Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan hingga mencaplok fasilitas umum seperti trotoar, badan jalan, taman, maupun ruang publik lainnya, dapat melaporkannya langsung ke Satpol PP.
Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews