Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah
Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:20
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TANGERANGNEWS.com-Alfie Patten, remaja asal Lower Dicker, Inggris, yang beberapa tahun lalu heboh di media karena menjadi ayah di usia 13 tahun, ternyata mengalami kisah yang pilu.
Setelah ia sempat merawat bayi yang dikandung perempuan bernama Chantelle Steadman, 15, ternyata terungkap bahwa bayi tersebut bukan anak biologisnya.
Dilansir dari Tribunnnews, Alfie ketika itu telah berpacaran dengan Chantelle selama 1 tahun hingga melahirkan bayi perempuan bernama Maisie Roxanne pada 2009. Chantelle mengklaim bahwa ayah dari anak perempuannya adalah Alfie.
Peristiwa itu terjadi karena Chantelle pernah menginap di rumah Alfie dan sekamar dengannya. Orang tua mereka tidak melarang karena berfikir keduanya masih sangat belia dan menganggap belum memiliki ketertarikan dengan lawan jenis.
"Jadi, saya pun tidak terlalu memperhatikan apa yang mereka lakukan di dalam kamar. Saya fikir mereka cuma main game atau belajar bersama,” kata ibu Alfie.
Berselang empat bulan, Chantelle mengaku kepada Alfie kalau dia hamil. Alfie sempat kaget. Dia pun meminta Chantelle merahasiakan hal ini dari siapa pun.
Sampai satu bulan menjelang persalinan Chantelle, ibunya Alfie baru tahu kabar itu. Meski demikian, orang tua Alfie tetap menerima dan ingin merawat bayinya.
Kemudian, Chantelle melahirkan seorang anak perempuan, dan Alfie yang baru berusia 13 tahun saat itu pun menjadi seorang ayah termuda di Inggris.
Namun, ketika berita ini mencuat di media, ada tujuh remaja lelaki yang mengaku sebagai ayah kandung bayi tersebut, karena pernah berhubungan intim dengan Chantelle.
Hingga akhirnya dilakukan tes DNA. Hasilnya pun mengejutkan, Alfie bukan ayah biologis dari bayi tersebut. Ternyata ayah kandung sebenarnya adalah Tyler Barker yang berusia 15 tahun.
Hal ini membuat Alfie terpukul. Dia sedih dan selalu mengurung diri di dalam kamar.
Sementara, ayah biologis dari anak Chantelle, Tyler, juga terkejut sejak mengetahui hasil tes DNA ketika itu. Dia pun menyesal pernah melakuka hubungan intim tanpa pengaman.
“Ini adalah kesalahan terbesar yang pernah saya lakukan seumur hidup saya. Saya hanya sekali berhubungan dengan Chantelle, saat itu seusai pertandingan sepak bola, saya dalam keadaan mabuk, dan terjadi cinta semalam dengannya," jelas Tayler.
Setelah fakta itu terungkap, Chantelle bersama keluarga dan anaknya pindah ke daerah lain. Sejak itu, Alfie tidak bisa lagi melihat bayi tersebut.
“Saat itu, saya tidak bisa melakukan apa pun, juga tidak sekolah, saya merasa dunia saya runtuh," ungkap Alfir sedih.
Sekarang, Alfie telah tumbuh dewasa. Dalam sebuah wawancaranya pada saat berusia 18 tahun, Alfie mengatakan bahwa peristiwa ini telah menghancurkan hidupnya.
Dia bahkan sempat depresi dan hanya mengurung diri di rumah. Dia juga telah meninggalkan sekolah sebelum mendapatkan ijazah SMP. Hingga saat ini dia pun tidak punya pekerjaan.
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TODAY TAGPiala Dunia 2026 akan segera bergulir mulai 12 Juni 2026. Turnamen yang digelar di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, menjadi edisi pertama yang diikuti 48 negara peserta.
Sebanyak 10 orang warga negara Indonesia (WNI) yang baru kembali dari Bangkok, Thailand, langsung ditangkap aparat Badan Narkotika Nasional (BNN) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang.
Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan. Pelantikan tersebut berlangsung di Istana Negara
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews