Connect With Us

Ayah Termuda di Dunia Ini Depresi Setelah Tahu Fakta Anaknya

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 6 April 2020 | 09:14

Alfie Patten, 13 tahun, saat mengasuh memberikan susu anaknya. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Alfie Patten, remaja asal Lower Dicker, Inggris, yang beberapa tahun lalu heboh di media karena menjadi ayah di usia 13 tahun, ternyata mengalami kisah yang pilu.

Setelah ia sempat merawat bayi yang dikandung perempuan bernama Chantelle Steadman, 15, ternyata terungkap bahwa bayi tersebut bukan anak biologisnya.

Dilansir dari Tribunnnews, Alfie ketika itu telah berpacaran dengan Chantelle selama 1 tahun hingga melahirkan bayi perempuan bernama Maisie Roxanne pada 2009. Chantelle mengklaim bahwa ayah dari anak perempuannya adalah Alfie.

Peristiwa itu terjadi karena Chantelle pernah menginap di rumah Alfie dan sekamar dengannya. Orang tua mereka tidak melarang karena berfikir keduanya masih sangat belia dan menganggap belum memiliki ketertarikan dengan lawan jenis.

"Jadi, saya pun tidak terlalu memperhatikan apa yang mereka lakukan di dalam kamar. Saya fikir mereka cuma main game atau belajar bersama,” kata ibu Alfie.

Berselang empat bulan, Chantelle mengaku kepada Alfie kalau dia hamil. Alfie sempat kaget. Dia pun meminta Chantelle merahasiakan hal ini dari siapa pun.

Sampai satu bulan menjelang persalinan Chantelle, ibunya Alfie baru tahu kabar itu. Meski demikian, orang tua Alfie tetap menerima dan ingin merawat bayinya.

Kemudian, Chantelle melahirkan seorang anak perempuan, dan Alfie yang baru berusia 13 tahun saat itu pun menjadi seorang ayah termuda di Inggris.

Namun, ketika berita ini mencuat di media, ada tujuh remaja lelaki yang mengaku sebagai ayah kandung bayi tersebut, karena pernah berhubungan intim dengan Chantelle.

Hingga akhirnya dilakukan tes DNA. Hasilnya pun mengejutkan, Alfie bukan ayah biologis dari bayi tersebut. Ternyata ayah kandung sebenarnya adalah Tyler Barker yang berusia 15 tahun.

Hal ini membuat Alfie terpukul. Dia sedih dan selalu mengurung diri di dalam kamar.

Sementara, ayah biologis dari anak Chantelle, Tyler, juga terkejut sejak mengetahui hasil tes DNA ketika itu. Dia pun menyesal pernah melakuka hubungan intim tanpa pengaman.

“Ini adalah kesalahan terbesar yang pernah saya lakukan seumur hidup saya. Saya hanya sekali berhubungan dengan Chantelle, saat itu seusai pertandingan sepak bola, saya dalam keadaan mabuk, dan terjadi cinta semalam dengannya," jelas Tayler.

Setelah fakta itu terungkap, Chantelle bersama keluarga dan anaknya pindah ke daerah lain. Sejak itu, Alfie tidak bisa lagi melihat bayi tersebut.

“Saat itu, saya tidak bisa melakukan apa pun, juga tidak sekolah, saya merasa dunia saya runtuh," ungkap Alfir sedih.

Sekarang, Alfie telah tumbuh dewasa. Dalam sebuah wawancaranya pada saat berusia 18 tahun, Alfie mengatakan bahwa peristiwa ini telah menghancurkan hidupnya.

Dia bahkan sempat depresi dan hanya mengurung diri di rumah. Dia juga telah meninggalkan sekolah sebelum mendapatkan ijazah SMP. Hingga saat ini dia pun tidak punya pekerjaan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Cari Rongsokan, Pemulung Tersasar di Gorong-Gorong Kawasan Puspemkab Tangerang

Cari Rongsokan, Pemulung Tersasar di Gorong-Gorong Kawasan Puspemkab Tangerang

Sabtu, 7 November 2026 | 19:35

Warga di sekitar Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Tigaraksa, dihebohkan dengan seorang pemulung yang sempat tersasar di dalam saluran gorong-gorong, Jumat 6 November 2026, malam.

TANGSEL
Pura-pura Tanya Kontrakan, 2 Maling Gasak Vario Warga Pamulang untuk Judol dan Miras

Pura-pura Tanya Kontrakan, 2 Maling Gasak Vario Warga Pamulang untuk Judol dan Miras

Sabtu, 7 November 2026 | 17:46

Seorang pria berinisial J.R.A, 32, menggasak sepeda motor Honda Vario di kawasan Jalan Kemuning 3, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Mirisnya, hasil curian digunakan untuk main judi online (judol)

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill