Polisi Bongkar Penjualan Solar Subsidi Ilegal di Banten, Dua Jadi Tersangka
Senin, 28 September 2026 | 21:07
Polda Banten mengungkap dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi di wilayah Kabupaten Serang.
TANGERANGNEWS.com-Seorang bocah laki-laki berusia 8 tahun tenggorokannya terbakar setelah tak sengaja menelan baterai. Beruntung ia masih bisa selamat.
Peristiwa itu berawal ketika bocah asal Nuneaton, Inggris bernama Lucas Brokes ini iseng menjilat baterai lampu malam berwarna hitam seukuran koin. Tiba-tiba secara tak sengaja ia menelannya.
Lucas pun langsung memberi tahu ibunya, Tessa, bahwa ia telah menelan baterai kecil. Dengan cepat, Tessa dan suaminya, Chris, langsung membawa putra mereka ke rumah sakit terdekat.
"Dia bisa saja mati. Aku tak ingin memikirkan kemungkinan terburuknya," kata Tessa seperti dilansir dari Suara Banten yang mengutip dari The Sun, Jumat (25/12/2020).
Berdasararkan hasil pemindaian, menunjukkan baterai yang ditelan Lucas tersangkut di tenggorokan dan membuatnya terbakar. Penyebabnya, benda tersebut juga mengalirkan arus.
Tidak ingin mengambil risiko masuk ke paru-paru, dokter mendorong baterai tersebut supaya bisa masuk ke perutnya. Untungnya, baterai tersebut dapat melewati perut secara alami.
"Dia baik-baik saja sekarang, dia sangat beruntung," ujar Tessa.
Berdasarkan laman National Capital Poison Center, menelan baterai dapat berdampak buruk, seperti luka bakar serta komplikasi yang mengancam jiwa.
Dampak ini bisa terjadi apabila baterai tak segera dikeluarkan dari esofagus (kerongkongan) dalam waktu dua jam. Komplikasi serius juga bisa terjadi apabila baterai ditempatkan di hidung atau telinga.
Polda Banten mengungkap dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi di wilayah Kabupaten Serang.
TODAY TAGKementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memastikan tidak akan memberikan pendampingan maupun bantuan hukum kepada Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Tangerang, Ana Supriyatna.
Panggung Community Club Paramount Petals diramaikan aksi 86 anak dan remaja yang tampil bak idol dalam Paramount Petals Kids Dance Competition 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews