Menelisik Board of Peace Gaza Palestina Ala Trump
Jumat, 30 Januari 2026 | 20:34
Upaya Amerika untuk menguasai timur tengah, dengan menjadikan Israel sebagai penjaga kepentingannya di Timur tengah, tidak berjalan mulus.
TANGERANGNEWS.com-Diktator Korea Utara Kim Jong-un terlihat lebih kurus di hadapan publik beberapa waktu belakangan. Hal ini pun menarik perhatian banyak pihak untuk menyoroti kesehatannya.
Penampilan sang pemimpin itu dibahas koresponden dari NK News, Colin Zwirko, dengan mengunggah video tayangan KCTV ke twitter.
Dalam video yang diunggah di Twitter itu, Kim tengah berjalan di satu koridor menuju ruang rapat. Dia tampak jauh lebih kurus. Baju safari hitamnya terlihat longgar, tak seperti biasanya.
NK News lantas menyoroti jam tangan Kim yang terlihat dikaitkan lebih kencang, mengindikasikan lengan sang pemimpin mengecil. Sisa tali jam tangan itu memang terlihat lebih panjang dari sebelumnya.
Selama ini, badan-badan intelijen selalu memperhatikan berat Kim yang dapat berkaitan dengan kemampuannya untuk memimpin Korut, apalagi keluarga sang pemimpin punya riwayat penyakit jantung.
"Badan-badan intelijen asing ingin tahu apakah Kim Jong-un cukup sehat untuk tetap memimpin dalam waktu lama," ujar Zwirko, seperti dilansir dari CNN Indonesia, Kamis 10 Juni 2021.
Berdasarkan laporan badan intelijen Korea Selatan, berat badan Kim sempat mencapai 140 kilogram pada November 2020, naik 50 kg dari saat ia pertama kali mengambil alih kepemimpinan pada 2011.
Kondisi Kim semakin jadi perhatian setelah sang pemimpin tertinggi sempat tak tampil di hadapan publik selama 20 hari. Ia bahkan tak menghadiri peringatan ulang tahun kakeknya yang merupakan pendiri Korut, Kim Il-sung.
Daily NK melaporkan bahwa Kim menjalani operasi jantung. Ketika Kim akhirnya tampil di hadapan publik, NK News menyoroti noda di tangan Kim yang memperkuat indikasi Kim menjalani operasi. (RAZ/RAC)
View this post on Instagram
Upaya Amerika untuk menguasai timur tengah, dengan menjadikan Israel sebagai penjaga kepentingannya di Timur tengah, tidak berjalan mulus.
TODAY TAGBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.
Kabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews