Connect With Us

Kim Jong-un Terlihat Kurusan, Sakit? 

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 10 Juni 2021 | 13:08

Tangkapan layar Diktator Korea Utara Kim Jong-un. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Diktator Korea Utara Kim Jong-un terlihat lebih kurus di hadapan publik beberapa waktu belakangan. Hal ini pun menarik perhatian banyak pihak untuk menyoroti kesehatannya. 

Penampilan sang pemimpin itu dibahas koresponden dari NK News, Colin Zwirko, dengan mengunggah video tayangan KCTV ke twitter. 

Dalam video yang diunggah di Twitter itu, Kim tengah berjalan di satu koridor menuju ruang rapat. Dia tampak jauh lebih kurus. Baju safari hitamnya terlihat longgar, tak seperti biasanya. 

NK News lantas menyoroti jam tangan Kim yang terlihat dikaitkan lebih kencang, mengindikasikan lengan sang pemimpin mengecil. Sisa tali jam tangan itu memang terlihat lebih panjang dari sebelumnya.

Selama ini, badan-badan intelijen selalu memperhatikan berat Kim yang dapat berkaitan dengan kemampuannya untuk memimpin Korut, apalagi keluarga sang pemimpin punya riwayat penyakit jantung.

"Badan-badan intelijen asing ingin tahu apakah Kim Jong-un cukup sehat untuk tetap memimpin dalam waktu lama," ujar Zwirko, seperti dilansir dari CNN Indonesia, Kamis 10 Juni 2021.

Berdasarkan laporan badan intelijen Korea Selatan, berat badan Kim sempat mencapai 140 kilogram pada November 2020, naik 50 kg dari saat ia pertama kali mengambil alih kepemimpinan pada 2011.

Kondisi Kim semakin jadi perhatian setelah sang pemimpin tertinggi sempat tak tampil di hadapan publik selama 20 hari. Ia bahkan tak menghadiri peringatan ulang tahun kakeknya yang merupakan pendiri Korut, Kim Il-sung.

Daily NK melaporkan bahwa Kim menjalani operasi jantung. Ketika Kim akhirnya tampil di hadapan publik, NK News menyoroti noda di tangan Kim yang memperkuat indikasi Kim menjalani operasi. (RAZ/RAC)

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom)

BISNIS
JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:49

Di tengah dinamika industri hospitality, F&B, otomotif, hingga pengembangan bisnis yang semakin kompetitif, JHL Group menegaskan standar kinerja baru melalui gelaran JHL Award 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

NASIONAL
Capai 143 Ribu Ton Per Hari, Pemerintah Sebut Sampah di RI Sudah Fase Krisis

Capai 143 Ribu Ton Per Hari, Pemerintah Sebut Sampah di RI Sudah Fase Krisis

Kamis, 12 Februari 2026 | 21:48

Indonesia berada dalam fase krisis sampah. Data terbaru menunjukkan angka yang mengejutkan, setiap harinya masyarakat menghasilkan sekitar 143 ribu ton sampah, namun hanya 24 persen yang mampu dikelola dengan baik.

KAB. TANGERANG
Dianggap Mampu, Kemensos Nonaktifkan 95.000 PBI BPJS Kesehatan di Kabupaten Tangerang

Dianggap Mampu, Kemensos Nonaktifkan 95.000 PBI BPJS Kesehatan di Kabupaten Tangerang

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:48

Kementerian Sosial menonaktifkan sebanyak 95.000 peserta BPJS Kesehatan program Penerima Bantuan Iuran (PBI) di Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill