Connect With Us

Lahir dengan Dua Kelamin, Wanita Ini “Dipaksa” Jadi Pria

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 17 Juni 2021 | 11:25

| Dibaca : 1193

Luna Animisha memiliki alat kelamin pria dan wanita. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Luna Animisha terlahir dengan memiliki alat kelamin pria dan wanita. Namun, Luna, 24, yang tinggal di Hawaii ini mengaku berstatus sebagai wanita interseks.

Hanya saja, saat dia lahir, dokter memutuskan menjadikanya anak laki-laki dengan menjahit vaginanya dan mengangkat rahimnya.

"Saya baru tahu pada usia 14 tahun, bahwa saya dilahirkan interseks. Tetapi bahkan sebelum itu saya tahu saya ingin menyajikan cara yang berbeda dari orangtua saya membesarkan saya," kata Luna seperti dilansir dari Okezone, 17 Juni 2021.

Padahal dia sendiri merasa lebih feminin seperti seorang perempuan. Karena itu dia hendak menjalani operasi untuk mendapatkan organ perempuannya lagi. Dia sekarang berharap untuk mengumpulkan USD150.000 agar bisa menjalani operasi rekonstruktif dan implan rahim.

"Saya tidak yakin apakah itu keputusan orangtua saya atau dokter, tetapi saya ditugaskan sebagai laki-laki saat lahir dan rahim saya diangkat dan vagina saya dijahit," ujarnya, seperti dikutip dari Daily Star.

Menurutnya, tindakan dokter menghilankan organ wanitanya sebelum dia beranjak dewasa itu sangat bar-bar. Pasalnya dia dijadikan laki-laki secara paksa tanpa persetujuan.

“Anak-anak interseks diperlakukan sama seperti anjing dan kucing, organ mereka diambil dan itu benar-benar traumatis bagi kami,” jelas Luna.

Hal itu pun menyebabkan dirinya krisis identitas dan mengaku merasa ingin bunuh diri sejak usia muda. "Ini adalah tahun pertama saya tidak benar-benar ingin mati. Pertama kali saya memiliki pikiran untuk bunuh diri adalah pada usia lima tahun di taman bermain," paparnya.

Luna Animisha memiliki alat kelamin pria dan wanita.

Luna sekarang menggunakan estrogen dan progesteron, hormon yang diproduksi secara alami oleh ovarium yang mengontrol fungsi rahim, sebagai bagian dari terapi penggantian hormon.

Dia sedang dalam pembicaraan dengan ahli bedah plastik tentang operasi rekonstruktif vagina. Dia juga tengah mencari opsi transplantasi rahim yang dikembangkan di laboratorium.

Luna sempat membuka penggalangan dana lewat GoFundMe untuk meminta bantuan guna membantu biaya operasinya.

"Saya mulai benar-benar ingin operasi untuk membantu menyatukan saya kembali, tetapi saya tidak ingin mengambil dari apa yang saya miliki," lanjut dia.

Menurut Luna, pengangkatan rahimnya menyebabkan efek samping dimana dia selalu merasa tidak enak badan akibat dan ketidakseimbangan hormon. Tubuhnya menjadi terlalu banyak menggunakan testosteron (hormon laki-laki). “Seperti mencoba memasukkan solar ke dalam mobil bensin ketika estrogren (hormon perempuan) adalah bensin saya," imbuh dia.

Jika mendapat transplantasi rahim, hal itu akan sangat berarti baginya karena mungkin bisa mengandung anak suatu hari nanti. “Akan menjadi suatu kehormatan dan berkah," terang Luna.

Sejak kecil, Luna merasa berbeda dengan anak-anak lain di kelasnya bahkan sebelum dia tahu dia terlahir interseks. Dia merasa lebih tertarik pada pakaian dan aktivitas wanita, tetapi dia menjadi sasaran pengganggu di sekolah.

Sekarang dia berharap untuk meningkatkan kesadaran orang interseks untuk mendorong orang lain untuk lebih menerima identitas gender yang berbeda.

"Saya ingin melihat dunia menjadi tempat di mana setiap orang bebas menjadi apa yang mereka inginkan. Setiap orang, termasuk trans dan interseks, harus memiliki hak atas tubuh mereka sendiri. Kita semua harus bisa menjadi diri kita sendiri," katanya. (RAZ/RAC)

OPINI
Perjalanan Panjang Tak Berujung Calon Pengawas SMA/SMK/SKh Provinsi Banten

Perjalanan Panjang Tak Berujung Calon Pengawas SMA/SMK/SKh Provinsi Banten

Senin, 8 Agustus 2022 | 10:11

TANGERANGNEWS.com-Peran pengawas adalah penjamin terselenggaranya pendidikan yang sesuai dengan tujuan pendidikan nasional. Hal ini tertuang dalam Permendikbud No.28 tahun 2018. Pengawas memiliki fungsi baik fungsi akademik maupun fungsi manajerial.

BANTEN
Stok Pertalite di Banten Cukup Untuk 15 Hari

Stok Pertalite di Banten Cukup Untuk 15 Hari

Jumat, 12 Agustus 2022 | 21:47

TANGERANGNEWS.com-Pertamina menyatakan stok bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite masih aman untuk 15 hari ke depan di wilayah Jakarta, Jawa Barat, termasuk Banten.

TANGSEL
Mobil Hantam Gerbang Tol Pondok Ranji Tangsel Akibat Sopir Ngantuk

Mobil Hantam Gerbang Tol Pondok Ranji Tangsel Akibat Sopir Ngantuk

Jumat, 12 Agustus 2022 | 21:32

TANGERANGNEWS.com-Peristiwa kecelakaan tunggal terjadi di Tol Pondok Ranji, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat pukul 15.20 WIB.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill