Pindah Rumah Belum Tentu Harus Ganti KTP dan KK, Ini Penjelasannya
Senin, 27 Juli 2026 | 14:28
Masyarakat yang berpindah tempat tinggal belum tentu wajib mengganti alamat pada Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) maupun Kartu Keluarga (KK).
TANGERANGNEWS.com-Ulama kontroversial asal India, Zakir Naik, membuat pengumuman tengah mencari calon istri untuk putranya, Fariq Naik di media sosial. Hal ini pun membuat heboh netizen jagad maya.
Adapun untuk bisa diterima menjadi calon memantunya, harus memenuhi 15 syarat. Salah satunya bisa mengamalkan ajaran Islam sesuai Alquran dan Hadis.
Pengumuman cari menantu itu dia posting di halaman resmi Facebook-nya sejak akhir pekan lalu. Dalam posting tersebut, Zakir membagikan resume panjang Fariq yang menyatakan tempat tinggalnya di Putrajaya, Malaysia.
“Saya mencari istri untuk anak saya Fariq, gadis muslim yang berbudi pekerti yang baik, sehingga anak saya dan istrinya dapat menjadi sumber bimbingan dan kekuatan satu sama lain," tulis dia dalam posting tersebut seperti dilansir dari Sindonews, Rabu 29 September 2021.
Zakir menambahkan jika ada yang merasa memenuhi syarat atau mengenal orang dengan kriteria tersebut, diharapkan segera menanggapi posting-an di Facebook-nya.

“Saya dengan rendah hati meminta Anda untuk menanggapi posting-an ini dengan informasi yang diperlukan," lanjut posting Zakir.
Posting-an tersebut hingga hari ini sudah dibagikan lebih dari 7.200 kali dan mendapat lebih dari 8.600 komentar, sejak diunggah pekan lalu.
Dia juga mencantumkan nomor WhatsApp diposting tersebut agar gadis calon menantu bisa mengirim detail biodata atau CV-nya.
Fariq, 27, digambarkan dalam biodatanya memiliki kulit sawo matang, tinggi 170 cm dan memiliki kecenderungan Islam yang kuat, karakter yang baik, rendah hati, baik hati dan penyayang.
Di antara kualitas yang diperlukan yang terdaftar untuk sang calon menantu adalah bahwa dia bersedia untuk menetap di Malaysia.
Masyarakat yang berpindah tempat tinggal belum tentu wajib mengganti alamat pada Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) maupun Kartu Keluarga (KK).
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.
Bagi masyarakat Kota Tangerang yang merasa terganggu oleh Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan hingga mencaplok fasilitas umum seperti trotoar, badan jalan, taman, maupun ruang publik lainnya, dapat melaporkannya langsung ke Satpol PP.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews