Connect With Us

Warga Indonesia Diizinkan Masuk ke Arab Saudi Tanpa Transit Mulai 1 Desember

Tim TangerangNews.com | Sabtu, 27 November 2021 | 08:16

Dari pemantauan udara suasana Masjidil Haram dan sekitarnya di kota suci Makkah, Arab Saudi. (@TangerangNews / AFP)

TANGERANGNEWS.com – Arab Saudi mulai mengizinkan warga negara Indonesia (WNI) masuk langsung ke negara itu tanpa harus transit di negara ketiga mulai 1 Desember 2021 mendatang. Tak hanya Indonesia, Saudi juga mulai mengizinkan lima negara lainnya, yakni India, Pakistan, Brasil, Vietnam, dan Mesir.  

Menurut pejabat Kementerian Dalam Negeri Saudi, para pendatang dari keenam negara itu tetap diwajibkan menjalani karantina selama lima hari di fasilitas yang telah ditentukan oleh pemerintah Saudi, meskipun di negara asal sudah divaksinasi Covid-19.

Kantor Berita Saudi, SPA, seperti dikutip Al-Arabiya pada Jumat 26 November 2021, menyebutkan pejabat Kementerian Dalam Negeri Saudi menekankan pentingnya para pendatang untuk mematuhi penerapan semua tindakan pencegahan Covid-19 yang diberlakukan pemerintah Saudi. 

"Pejabat Kementerian Dalam Negeri Saudi juga menyampaikan bahwa semua prosedur tindakan harus dievaluasi terus menerus oleh otoritas kesehatan Saudi, berdasarkan perkembangan situasi epidemiologis secara global," bunyi laporan SPA berikutnya.

Kementerian Dalam Negeri Saudi menerbitkan pengumuman tersebut sesuai perkembangan terkini mengenai kondisi pandemi Covid-19 di Saudi dan global, termasuk di enam negara itu. 

Kabar baik dari aturan baru Saudi bagi pendatang dari Indonesia dan lima negara tersebut juga berlaku untuk jemaah umrah yang tidak perlu lagi transit di negara ketiga saat akan ke Saudi. 

Meski Saudi sudah mengizinkan jemaah Indonesia umrah per Oktober lalu, namun hal teknis termasuk proses kedatangan para WNI masih dibahas oleh pemerintah kedua negara. Sebelumnya, Saudi sudah secara bertahap menerima jemaah umrah dari luar negeri yang sudah divaksin Covid-19 mulai 9 Agustus lalu. 

Namun, jemaah umrah dari Indonesia tidak termasuk yang diizinkan karena saat itu Indonesia masih menjadi salah satu negara yang masuk dalam daftar larangan masuk Saudi terkait dengan tingkat penularan dan angka kematian Covid-19 yang tinggi.

Menurut kriteria yang ditetapkan Kementerian Kesehatan dan Badan Penerbangan Sipil Saudi pada Agustus lalu, jemaah umrah yang diizinkan masuk hanya mereka yang berasal dari negara yang masuk daftar hijau atau dinilai aman dari lonjakan kasus Covid-19.  

Saat ini, negara-negara yang masih dilarang masuk ke Saudi antara lain Lebanon, Turki, Ethiopia, dan Afghanistan.

HIBURAN
Hotel Santika Premiere ICE-BSD City Hadirkan Gulai Salmon, Menu Gabungan Nusantara dan Western

Hotel Santika Premiere ICE-BSD City Hadirkan Gulai Salmon, Menu Gabungan Nusantara dan Western

Senin, 7 September 2026 | 17:08

Hotel Santika Premiere ICE-BSD City menghadirkan Gulai Salmon sebagai menu baru yang memadukan karakter masakan Nusantara dengan bahan yang identik dengan kuliner Barat.

NASIONAL
PLN Siagakan Listrik Berlapis untuk GelaranDanantara Housing Expo 2026 PIK 2

PLN Siagakan Listrik Berlapis untuk GelaranDanantara Housing Expo 2026 PIK 2

Selasa, 1 September 2026 | 16:19

PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi (UID) Banten memastikan pasokan listrik tetap andal selama Danantara Housing Expo 2026 yang berlangsung di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Proyek PSEL Serang Raya Mulai Dibangun Akhir 2026, Kapasitas 1.161 Ton Sampah Per Hari

Proyek PSEL Serang Raya Mulai Dibangun Akhir 2026, Kapasitas 1.161 Ton Sampah Per Hari

Senin, 7 September 2026 | 21:04

Gubernur Banten Andra Soni memastikan proyek strategis nasional Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Serang Raya mulai dibangun pada akhir tahun 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill