ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo
Jumat, 4 September 2026 | 12:17
ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
TANGERANGNEWS.com- Jumlah perokok kategori jenis kelamin laki-laki menempati posisi tertinggi di dunia hingga mencapai angka 70,5 persen.
Data tersebut diunggah oleh akun Twitter Wolrd of Statistics @stats_feed dari total 57 negara di dunia.
"Pangsa laki-laki yang merokok," tulis akun Wolrd of Statistics dikutip pada Minggu, 21 Mei 2023.
Di urutan kedua dengan perbedaan tipis ditempati oleh Myanmar 70,2 persen dan urutan ketiga diduduki oleh Bangladesh sebesar 60,6 persen.
Sedangkan, Swedia berada di urutan terbawah atau ke-57 dengan jumlah perokok laki-laki sebesar 6 persen.
Melansir dari Republika.co.id, berdasarkan hasil survei Global Adult Tobacco Survey (GATS) 2021 oleh Kementerian Kesehatan ditemukan bahwa perokok Indonesia berada pada urutan ketiga terbanyak di dunia dan urutan pertama untuk kategori laki-laki.
Dirjen Kesehatan Masyarakat Kemenkes Maria Endang Sumiwi memaparkan, sebanyak 70,2 juta orang orang dewasa atau 34,5 persen dari total jumlah penduduk merupakan perokok, sementara perokok pria mencapai sebesar 65,5 persen. Artinya, jumlah perokok pria di Indonesia mengalami kenaikan yang cukup signifikan.
"Ternyata perokok Indonesia terbesar ketiga di dunia setelah India dan Cina. Kemudian perokok laki-laki Indonesia adalah yang terbanyak di dunia," katanya.
ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.
Gubernur Banten Andra Soni menyoroti adanya lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang dipicu oleh paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews