Connect With Us

4.690 Napi & Tahanan Sebanten Terima Remisi Idul Fitri

| Senin, 21 September 2009 | 15:46

TANGERANGNEWS-Sebanyak 4.690 narapidana (napi) di wilayah Kantor Departemen Hukum dan Hak Azasi Manusia (Dephukham) Banten, mendapatkan remisi yang diberikan dalam menyambut perayaan Idul Fitri 1430 Hijriah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 138 orang diantaranya mendapatkan remisi khusus (RK) II berupa pembebasan dari masa hukuman. Sisanya sebanyak 4.552 orang napi lagi, tetap masih harus menghabiskan masa hukuman meski tetap memperoleh remisi. “Syarat utama napi memiliki hak mendapatkan remisi adalah, telah enam bulan mendekam di balik jeruji besi. Sedangkan kategori pemberian remisi diserahkan kepada pihak rutan maupun lapas,” kata Kepala Sub Bidang Registrasi Kanwil Departemen Hukum dan HAM (Dephukham) Provinsi Banten Widyo Putranto di Serang. Dijelaskan Widyo, di Banten tercatat ada sebanyak 6.103 orang yang menghuni 10 Rumah Tahanan (Rutan) dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Dari total itu, sebanyak 3.756 diantaranya adalah narapidana dan 2.374 lainnya adalah tahanan. “Tujuan utama pemberian remisi adalah agar para napi memiliki tolak ukur untuk terus merubah diri kea rah yang lebih baik. Hingga kedepan bila para tahanan dan napi sudah bebas, bisa kembali diterima di tengah-tengah masyarakat,” kata Widyo Putranto lagi.(bbs/Roedy PG)
WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

OPINI
Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Jumat, 6 November 2026 | 16:22

Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
Cegah Self-Diagnosis Pakai AI, Watsons Hadirkan Layanan Konsultasi Kesehatan Online

Cegah Self-Diagnosis Pakai AI, Watsons Hadirkan Layanan Konsultasi Kesehatan Online

Sabtu, 7 November 2026 | 18:07

Di tengah maraknya penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan internet untuk mencari jawaban atas keluhan kesehatan, risiko self-diagnosis atau salah informasi medis kian meningkat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill