Connect With Us

Kapolsek Termuda di Jawa

EYD | Kamis, 15 Oktober 2015 | 12:54

Dhayita Daneswari didaulat menjadi kapolsek termuda se-Jawa di usia 23 tahun. (merdeka.com / tangerangnews)

TANGERANG – Ketika kebanyakan gadis seusianya masih menuntut pendidikan atau bersenang-senang, Dhayita Daneswari telah sukses menjadi Kapolsek di usianya ke-23. Tak pelak, alumni SMA Negeri 6 Semarang ini kini jadi Kapolsek termuda se-Jawa.

Menurut Merdeka.com, Dhayita telah lulus Akademi Kepolisian (Akpol) pada 2012. Setelah itu, dia sempat meneruskan pendidikan ke Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian - Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK-PTIK) di Jakarta selama setahun.

Lulus dari pendidikan, Dhayita mendapat tugas pertama sebagai Kepala Unit (Panit) Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) di Mapolrestabes Semarang. Dia bahkan telah tiga kali dipindahtugaskan.

Kendati demikian, Dhayita kini menduduki jabatan sebagai Kapolsek Candisari, Semarang, Jawa Tengah. Namun, kesuksesan itu dibayar cukup mahal dengan konsekuensi masa muda dihabiskan untuk mengabdi pada negara.

"Memang, di usia muda adalah usia di mana masa-masa ingin menikmati kebahagiaan dan kesenangan hidup," ujarnya. "Namun, sejak masuk ke Akpol karena sebagai taruna kita sudah diberikan pendidikan dengan konsekuensi bahwa masa muda kita akan dihabiskan dengan pengabdian dan kedisiplinan tinggi. Maka, saya menyadari seluruh konsekuensi tersebut.”

HIBURAN
Halloween Makin Seru di Living World Alam Sutera, Ada Singing Pumpkin hingga Kompetisi Kostum

Halloween Makin Seru di Living World Alam Sutera, Ada Singing Pumpkin hingga Kompetisi Kostum

Senin, 26 Oktober 2026 | 18:23

Living World Alam Sutera menghadirkan rangkaian Halloween Spooky Garden yang berlangsung hingga 1 November 2026.

NASIONAL
Kanker Payudara Stadium Lanjut Bukan Akhir Segalanya, Simak Terapi Modern Fokus Kendalikan Sel

Kanker Payudara Stadium Lanjut Bukan Akhir Segalanya, Simak Terapi Modern Fokus Kendalikan Sel

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:05

Mendengar diagnosis kanker payudara stadium lanjut kerap memicu kepanikan, rasa sedih, hingga perasaan putus asa pada pasien dan keluarga. Kondisi ini sering kali dianggap sebagai garis akhir karena penyakit dinilai sudah sulit disembuhkan.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill