Connect With Us

Kambing Berkepala Monyet Hebohkan Jawa Tengah

EYD | Sabtu, 17 Oktober 2015 | 07:51

Kambing berkepala monyet ini menggegerkan warga Batang, Jawa Tengah. (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG - Pernahkah Anda membayangkan kambing dan monyet dijadikan satu? Baru-baru ini, kelahiran seekor kambing "unik" telah menggegerkan warga Batang, Jawa Tengah. Seekor kambing milik Mbah Sireng memiliki kondisi fisik yang sangat tidak biasa jika dibandingkan dengan kambing lain.

Kambing kecil itu terlahir dengan kepala mirip Kera. Sedangkan dari leher sambai badan ekor, bentuknya sama seperti kambing lainnya. Jika diamat-amati, kemungkinan besar kepala kambing tersebut mengalami cacat.

Sedangkan jika dilihat dari sudut pandang ilmiah, maka fenomena tersebut disebut dengan kelainan genetik. Terlebih, menurut Mbah Sireng, kambing ini tidak mengeluarkan suara mengembik ketika dilahirkan oleh induknya.

Bahkan, induknya tidak ingin menyusui bayi kambing berkepala monyet itu. Sehingga Mbah Sireng lah yang kini merawatnya. Warga sekitar juga tampak senang dan menyayangi kambing dengan kepala unik tersebut.

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

BANTEN
PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:44

Di tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill