Connect With Us

Kambing Berkepala Monyet Hebohkan Jawa Tengah

EYD | Sabtu, 17 Oktober 2015 | 07:51

Kambing berkepala monyet ini menggegerkan warga Batang, Jawa Tengah. (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG - Pernahkah Anda membayangkan kambing dan monyet dijadikan satu? Baru-baru ini, kelahiran seekor kambing "unik" telah menggegerkan warga Batang, Jawa Tengah. Seekor kambing milik Mbah Sireng memiliki kondisi fisik yang sangat tidak biasa jika dibandingkan dengan kambing lain.

Kambing kecil itu terlahir dengan kepala mirip Kera. Sedangkan dari leher sambai badan ekor, bentuknya sama seperti kambing lainnya. Jika diamat-amati, kemungkinan besar kepala kambing tersebut mengalami cacat.

Sedangkan jika dilihat dari sudut pandang ilmiah, maka fenomena tersebut disebut dengan kelainan genetik. Terlebih, menurut Mbah Sireng, kambing ini tidak mengeluarkan suara mengembik ketika dilahirkan oleh induknya.

Bahkan, induknya tidak ingin menyusui bayi kambing berkepala monyet itu. Sehingga Mbah Sireng lah yang kini merawatnya. Warga sekitar juga tampak senang dan menyayangi kambing dengan kepala unik tersebut.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Pawai HUT RI, Ribuan Warga Cukanggalih Bawa Replika Tank hingga Rudal Balistik

Pawai HUT RI, Ribuan Warga Cukanggalih Bawa Replika Tank hingga Rudal Balistik

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:35

Merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, ribuan warga Desa Cukanggalih, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang melakukan karnaval sejauh 17 kilometer, pada Senin, 17 Agustus 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill