Connect With Us

BNN Minta 151 Bandar Narkoba Dihukum Mati

EYD | Kamis, 4 Februari 2016 | 06:04

| Dibaca : 1320

Narkoba (Shutterstock.com / Ilustrasi)

TANGERANG – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso meminta Kemenkum HAM dan Kejagung segera mengeksekusi mati 151 bandar narkoba. Salah satunya bandar narkoba kelas kakap Freddy Budiman.

“Data kami lengkap. Saya pikir harus segera dilaksanakan, 151 orang ini yang jadi prioritas hukuman mati. Sudah kami sampaikan ke Kemenkum HAM dan Kejaksaan Agung untuk segera dilaksanakan, karena masih jaringan besar dan aktif,” kata Komjen Budi saat rapat dengar pendapat di ruang Komisi III, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (4/2/2016).

Menurut dia, permintaan itu menyusul aksi Freddy Budiman yang mengedarkan narkoba dari balik lapas. Padahal, status Freddy merupakan terpidana yang divonis hukuman mati. “Kami beri dorongan ke Kemenkum HAM, Jaksa Agung karena Freddy Budiman sampai hari ini bisa menggiatkan operasinya. Itu kan yang 151 orang sudah diputus harus menjadi prioritas,” tuturnya.

KOTA TANGERANG
Sulitnya Mendapatkan Pekerjaan di Negeri Sendiri

Sulitnya Mendapatkan Pekerjaan di Negeri Sendiri

Selasa, 24 Mei 2022 | 23:20

TANGERANGNEWS.com-Mendapatkan pekerjaan ternyata tidak mudah walaupun di negeri sendiri banyak lulusan SMA dan S1 masih belum mendaptkan kerja, apalagi hanya lulusan SD dan lulusan SMP,

WISATA
6 Pantai di Bali Ini Sempurna Buat Tempat Healing

6 Pantai di Bali Ini Sempurna Buat Tempat Healing

Selasa, 17 Mei 2022 | 11:42

TANGERANGNEWS.com-Berlibur ke pantai adalah salah satu cara refreshing yang banyak dilakukan akhir-akhir ini. Suara ombak, angin yang berhembus sejuk, dan suasana pantai yang santai dianggap mampu menghilangkan perasaan stres di dalam diri

OPINI
Tren Rokok Elektrik atau Vape

Tren Rokok Elektrik atau Vape

Senin, 23 Mei 2022 | 23:05

TANGERANGNEWS.com-Vape alias rokok elektrik sering dianggap lebih aman dibanding rokok tembakau biasa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill