Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNews.com-Petugas Kepolisian dari Polda Metro Jaya menggelar reka ulang perampokan di perumahan mewah milik Asep di Pondok Indah Jakarta Selatan, Selasa (13/9/2016). Lokasi yang dijadikan reka ulang, salah satunya adalah di RS Qadr, Villa Ilhami, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.
Tampak, kelima tersangka AJ, S, RHN, SAS, dan S alias C tiba di parkiran Rumah Sakit Qadr sekitar pukul 10.00 WIB. Di tempat ini, mereka merencanakan perampokan tersebut.
Dari reka ulang awal ini, terlihat AJ yang mengatur semua rencana perampokan. Dia mengumpulkan keempat tersangka lain di area pojok parkiran RS Qadr untuk menanyakan kondisi dalam rumah korban kepada salah satu tersangka yang pernah bekerja dengan korban.
Seperti dimana kamar pembantu, keadaan pagar, pintu masuk, hingga waktu yang aman untuk melancarkan aksinya tersebut. Setelah merencanakan kejahatan tersebut, tampak kelima tersangka masuk ke dalam mobil Fortuner milik AJ untuk melancarkan aksi berikutnya.
Tampak duduk di bangku kemudi adalah tersangka H, dan sebelahnya tersangka S. Sementara di bangku belakang duduk tersangka utama AJ, SAS, dan RHN.
Sementara di bagasi belakang mobil tersimpan dua buah tas serta perlengkapan lain seperti tali tambang, besi menyerupai linggis, serta beberapa lembar papan triplek.
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) Banten memberikan apresiasi terhadap kondisi kerukunan umat beragama di Kabupaten Tangerang.
Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews