Connect With Us

Komunitas Earth Hour Kota Tangerang Ajak Bijak Energi

Muhamad Heru | Minggu, 25 Maret 2018 | 17:00

Komunitas Earth Hour Tangerang. (@TangerangNews / Muhamad Heru)

TANGERANGNEWS.com-Komunitas Earth Hour Tangerang bersama Supermall Karawaci mengadakan kegiatan bijak energi dengan mematikan lampu, dalam rangka memperingati Hari Bijak Energi yang jatuh pada tanggal 24 Maret 2018.

Kegiatan ini dilakukan selama satu jam pada pukul 20.30 – 21.30 WIB, dalam upaya pelestarian lingkungan sejalan dengan komitmen perusahaan dan organisasi dalam penyelamatan lingkungan.

Tahun ini memasukki tahun keenam Earth Hour Tangerang berkomitmen menjalankan switch off dalam upaya memberikan kesadaran kepada masyarakat mengenai arti pentingnya hemat energi. 

"Seperti yang kita tahu, energi listirik Indonesia masih dihasilkan dari pembakaran fosil, hasil dari kegiatan pembakaran fosil ini menyebabkan emisi gas karbon bertambah di udara. Seperti yang kita tahu bahwa emisi gas karbon merupakan salah satu penyusun gas rumah kaca terbesar sehingga mengakibatkan pemanasan bumi yang terus meningkat. Maka kegiatan switch-off ini perlu dilakukan," kata wakil koordinator, Deni.

Switch off tahun Ini dimeriahkan oleh para penampilan komunitas dari wushu salsabila. Selain itu terdapat penampilan dari Raffi Attalah, Brian Hezron, Tommy and Friends.

Dukungan dari para media partner merupakan hal penting dari acara ini sehingga publikasi pesan yang ingin disampaikan pihak Earth Hour Tangerang dan Supermall Karawaci menjadi tepat sasaran. 

"Earth Hour Tangerang adalah komunitas dan gerakkan yang berfokus kepada mengajak masyarakat untuk melakukan kegiatan ramah lingkungan dan menjadikan hal tersebut sebagai gaya hidup. Kami mempunyai gerakkan dunia yaitu menghemat energi selama satu jam dengan mematikan lampu dan peralatan elektronik yang tidak dipakai selama satu jam," tuturnya.(RAZ/RGI)

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

TANGSEL
Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Kamis, 30 Juli 2026 | 21:08

Kepolisian menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan sesosok mayat bayi perempuan di teras Klinik Amalia, Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Akan Susun Regulasi Turunan Perpres Anti LGBT

Pemkab Tangerang Akan Susun Regulasi Turunan Perpres Anti LGBT

Jumat, 31 Juli 2026 | 20:16

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berencana menyusun peraturan daerah (Perda) sebagai tindak lanjut kebijakan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2025 tentang penanganan isu Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender dan Queer (LGBTQ).

PROPERTI
Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Kamis, 30 Juli 2026 | 19:54

Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill