Connect With Us

Tabrakan di Tol Kedaton, 6 Orang Luka Berat

Mohamad Romli | Minggu, 13 Januari 2019 | 17:00

Terjadi kecelakaan Lalu lintas di Tol Jakarta-Merak tepatnya di ruas tol Kedaton, Cikupa, Minggu (13/1/2019). (@TangerangNews / Mohamad Romli)

TANGEARNGNEWS.com-Enam orang dikabarkan mengalami luka berat akibat kecelakaan antara Bus Asli Prima dengan truk tronton di Jalan Tol Jakarta-Merak, tepatnya di gerbang tol Kedaton, Cikupa,a Minggu (13/1/2018).

"Saat ini masih pendataan korban kurang lebih 6 orang luka berat dan langsung di evakuasi ke Rumah Sakit Siloam Karawaci," ungkap Kanit Laka Satlantas Polresta Tangerang AKP Kresna Adjie Perkasa.

Kresna juga mengatakan, bahwa kecelakaan yang akhirnya melibatkan tiga kendaraan itu, yakni ditambah satu Honda Mobilio berwarna hitam dipicu oleh bus Asli Prima yang melaju dari Jakarta menuju ke arah Merak dengan kecepatan tinggi, namun saat tiba di lokasi, bus oleng.

"Sesampainya di dekat tempat kejadian Gerbang Tol Cikupa KM. 31.800, sopir bus tidak dapat menguasai kendaraan sehingga oleng kekanan, lalu menyebrang ke jalur berlawanan dan menabrak truk," beber Kresna.

Kresna juga belum dapat memberikan keterangan lebih terkait identitas korban yang mengalami luka berat tersebut.

"Sementara masih proses evakuasi kendaraan dan mendalami penyebab terjadinya kecelakaan," tutupnya.(MRI/RGI)

OPINI
Bukan Kandang Setan, Tapi Benteng Digital

Bukan Kandang Setan, Tapi Benteng Digital

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:22

Argumentasi yang dibangun oleh Khikmawanto mengenai urgensi pembuatan "Kandang Setan" di Kota Tangerang memang terdengar seperti sebuah kejujuran yang menyentak di tengah kelesuan moralitas publik.

BANTEN
Java Jazz 2026 Geser ke Banten, Gubernur Minta Pengelola Promosikan Wisata Lokal

Java Jazz 2026 Geser ke Banten, Gubernur Minta Pengelola Promosikan Wisata Lokal

Jumat, 23 Januari 2026 | 20:03

Untuk pertama kalinya dalam sejarah sejak tahun 2005, perhelatan musik bergengsi Java Jazz Festival 2026 resmi akan digelar di luar Jakarta.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill