Connect With Us

Begini Fokus Airnav Indonesia Cabang JATSC di Tahun 2019

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 21 April 2019 | 13:00

Deputi GM Perencanaan dan Evaluasi Operasi Airnav Indonesia cabang JATSC, Suryadi. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Perum LPPNPI atau AirNav Indonesia cabang Jakarta Air Traffic Services Controller (JATSC) tetap fokus pada tugas dan fungsinya dalam memberikan pelayanan penerbangan di tahun 2019 ini.

Hal itu diungkapkan Deputi GM Perencanaan dan Evaluasi Operasi Airnav Indonesia cabang JATSC, Suryadi.

"Jadi yang jelas untuk di AirNav ini kita lebih spesifik khususnya adalah bagaimana tetap dari dulu peningkatan safety atau keselamatan pesawat menjadi suatu acuan penting bagi para karyawan. Harapan kita adalah bagaimana mitigasi terhadap insiden-insiden yang (pernah) terjadi sebelumnya berkurang," kata Suryadi di Tower Air Traffic Controller, Bandara Soetta, Kota Tangerang, Minggu (21/4/2019).

Kata Suryadi, pihaknya juga akan meminimalisir insiden pada pesawat udara. Menurutnya, hal ini merupakan upaya Airnav Indonesia dalam meningkatkan pelayanan lebih baik lagi kedepannya.

"Kemudian bagaimana kita untuk meningkatkan sebuah pelayanan yang lebih bagus dari tahun sebelumnya. Ya, salah satunya adalah pengurangan (insiden) itu. Juga kualitas pelayanan kita kepada customer kepada para pilot. Mungkin pelayanan kita dulu kurang bagus, ini kita tingkatkan pada momen ini," jelasnya.

Ia bertutur untuk meningkatkan pelayanan dan keselamatan, pihaknya kini tengah menambah sejumlah fasilitas pendukung. Salah satunya menambah simulator di JATSC Air Bandara Soetta.

Lebih lanjut ia menjelaskan, simulator merupakan salah satu bagian penting bagi Air Traffic Controller untuk melakukan satu peningkatan kapasitas kompetensi sebelum terjun ke lapangan.

"Kemudian kita akan kerjasama dengan Angkasa Pura II, misalnya untuk program volume green. Cukup banyak sebenarnya. Disisi lain, kami juga ingin melihat bagaimana kondisi perkembangan dunia penerbangan, jadi tidak hanya yang ada di Indonesia saja," terang Suryadi.

Ia menambahkan, hasil audit pelayanan Airnav Indonesia pada tahun 2018 lalu memperoleh nilai diatas 80. Indonesia pun disebut layak dalam hal keselamatan penerbangan.

"Tahun sebelumnya audit kita cukup bagus dari sisi keselamatan kita dapat nilai 81 persen internasional. Artinya bahwa Indonesia sebenarnya layak dalam hal ini mampu dalam memberikan pelayanan terbaik untuk penerbangan," tukasnya.(RAZ/RGI)

BANTEN
Wagub Banten Sebut Potensi Pariwisata Banten Lebih Unggul dari Bali

Wagub Banten Sebut Potensi Pariwisata Banten Lebih Unggul dari Bali

Minggu, 9 Agustus 2026 | 21:49

Wakil Gubernur (Wagub) Banten A. Dimyati Natakusumah menilai bahwa potensi pariwisata yang dimiliki Banten sebenarnya memiliki keunggulan kompetitif, jika dibandingkan dengan destinasi populer lain seperti Bal

BANDARA
Kursi Penerbangan Capai 3,32 Juta, Bandara Soetta Tempati Peringkat Kedua Tersibuk di Asia Tenggara

Kursi Penerbangan Capai 3,32 Juta, Bandara Soetta Tempati Peringkat Kedua Tersibuk di Asia Tenggara

Jumat, 7 Agustus 2026 | 21:30

Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang mencatatkan posisi sebagai bandara tersibuk kedua di kawasan Asia Tenggara, berdasarkan laporan OAG Southeast Asia Aviation Market edisi Juli 2026.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Jadi Satu-satunya Peraih LPM Award 2026 di Banten

Pemkot Tangerang Jadi Satu-satunya Peraih LPM Award 2026 di Banten

Minggu, 9 Agustus 2026 | 21:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menerima penghargaan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) 2026 atas dukungan dalam pemberdayaan masyarakat desa dan kelurahan.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill