Connect With Us

Pemerintah Memberikan Ganti Rugi Korban Situ Gintung

Denny Bagus Irawan | Jumat, 27 Maret 2009 | 23:24

TANGERANGNEWS.COM-Wakil Presiden Yusuf Kalla, Menko Kesra Aburizal Bakri, dan Menteri Pekerjaan Umum Joko Kirmanto yang datang ke lokasi kejadian jebolnya tanggul Situ Gintung di Kelurahan Cirendeu, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan mengatakan. Pemerintah turut berduka cita atas meninggalnya korban. Dia mendoakan semoga seluruh arwan yang meninggal diterima disisi Allah SWT. "Atas nama pemerintah kami turut berbela sungkawa," kata Kalla hari ini. Menurut dia, pemerintah akan menjamin dan memberikan ganti rugi kepada warga yang kehilangan harta bendanya. Misalnya tempat tinggal yang dibutuhkan sesuai dengan aturan yang ada. "Kami akan menjamin itu. Termasuk bantuan kesehatan," ungkapnya. Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane Pitoyo Subandrio mengatakan, jebolnya tanggul Situ Gintung karena tidak mampu menampung air akibat hujan deras termasuk hujan es yang turun pada Kamis (26/3) pukul 04.00 WIB-10.00 WIB. Akibatnya, terjadi limpasan di atas bendungan sehingga terjadi gerusan tanah dan longsor. "Bendungan apapun jenisnya jika terjadi seperti itu pasti akan jebol," terangnya.(den)

TANGSEL
Airin Raih Penghargaan Nasional, Benyamin Kenang Capaian saat Pimpin Tangsel

Airin Raih Penghargaan Nasional, Benyamin Kenang Capaian saat Pimpin Tangsel

Jumat, 8 Mei 2026 | 21:03

Mantan Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany baru saja dinobatkan sebagai Outstanding Influential Woman Leader in Regional Development dalam ajang bergengsi CNN Indonesia Leading Women Awards 2026.

KOTA TANGERANG
Laporkan Pungli SPMB 2026 Kota Tangerang ke Sini

Laporkan Pungli SPMB 2026 Kota Tangerang ke Sini

Jumat, 8 Mei 2026 | 21:12

Pemerintah Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk aktif mengawasi pelaksanaan Pra-Sistem Penerimaan Murid Baru (Pra-SPMB) Tahun 2026, agar berjalan transparan, bersih dan bebas dari praktik pungutan liar (pungli).

AYO! TANGERANG CERDAS
Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill