Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam
Kamis, 23 April 2026 | 14:04
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TANGERANGNEWS.com-Kecelakaan lalu lintas menimpa rombongan SDN Karang Harja 1, Kecamatan Cisoka. Bus yang mengangkut siswa Sekolah Dasar itu terguling di Ciawi, Bogor, Rabu (1/5/2019).
Dikatakan Holil, guru sekolah tersebut, rombongan itu sedianya akan berwisata ke Taman Matahari di Cisarua, Bogor. Siswa beserta guru berangkat dari Cisoka menggunakan 4 bus.
"Ada empat bus yang berangkat, bus yang paling dibelakang yang mengalami kecelakaan," ujarnya kepada TangerangNews melalui sambungan telepon.

Belum diketahui penyebab bus tersebut terguling, namun dari rekaman video amatir yang beredar di gorup WhatsApp, bus tersebut diduga tidak kuat menanjak, sehingga kembali mundur dengan kecepatan tinggi dan akhirnya berbelok kemudian terguling.
"Posisi saya bukan di bus yang kecelakaan, tapi di bus lain yang kebetulan sedang berhenti karena enggak kuat nanjak. Saya dapat kabar ada bus yang terguling, kemudian membatalkan perjalanan," bebernya.
Belum diketahui jumlah korban dalam kecelakaan tersebut, namun menurut keterangan Kholil, selain siswa terdapat juga beberapa orang korban dari tua siswa.
"Saya sudah di rumah sakit Ciawi, korban dirawat disini," imbuhnya.
Akibat kecelakaan tersebut juga, dua bus rombongan mengurungkan rencana wisata tersebut, dan memilih kembali ke Tangerang.
"Dua bus sudah sampai lokasi wisata, sementara rombongan di dua bus lainnya memilih tidak melanjutkan perjalanan," tukasnya.(MRI/RGI)
TODAY TAGHampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah penanganan menyeluruh untuk mengatasi persoalan banjir di Kawasan Melati Mas, Kecamatan Serpong Utara.
Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tangerang telah menjaring sebanyak 105 orang Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang berada di wilayahnya sepanjang periode 2025.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews