Connect With Us

Berikut Daftar Lengkap Menteri & Anggota Kabinet Indonesia Maju 2019-2024

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 23 Oktober 2019 | 15:44

Menteri dan Anggota Kabinet Indonesia Maju 2019-2024. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Setelah dilantik sebagai Presiden terpilih,  Joko Widodo telah mengumumkan daftar menteri dan anggota Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024, Rabu (23/10/2019) pagi. 

Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin duduk bersama-sama di tangga Istana. 

Tampak santai sambil duduk Jokowi bersama Wakil Presiden mengenalkan nama anggota kabinet satu per satu. 

 

Berikut ini daftar lengkap Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024 yang baru : 

1. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan: Mahfud MD 

2. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Airlangga Hartarto 

3. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi: Luhut B Pandjaitan 

4. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Muhadjir Effendy 

5. Menteri Sekretaris Negara: Pratikno 

6. Menteri Dalam Negeri: Jenderal (Pol) Tito Karnavian 7. Menteri Luar Negeri: Retno LP Marsudi

 

8. Menteri Pertahanan: Prabowo Subianto 

9. Menteri Hukum dan HAM: Yasonna Laoly 

10. Menteri Keuangan: Sri Mulyani 

11. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Arifin Tasrief 

12. Menteri Perindustrian: Agus Gumiwang Kartasasmita 

13. Menteri Perdagangan: Agus Suparmanto 

14. Menteri Pertanian: Syahrul Yasin Limpo 

15. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Siti Nurbaya Bakar 

16. Menteri Perhubungan: Budi Karya Sumadi 17. Menteri Kelautan dan Perikanan: Edhy Prabowo

 

18. Menteri Tenaga Kerja: Ida Fauziyah 

19. Menteri Desa: Abdul Halim Iskandar 

20. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadimuljono 

21. Menteri Kesehatan: dr Terawan 

22. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: Nadiem Makarim 

23. Menteri Riset dan Pendidikan Tinggi: Bambang Brodjonegoro 

24. Menteri Sosial: Juliari Batubara 

25. Menteri Agama: Jenderal (Purn) Fachrul Razi 

26. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Wishnutama 

27. Menteri Komunikasi dan Informatika: Johnny G Plate

 

28. Menteri Koperasi dan UKM: Teten Masduki 

29. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Pelrindungan Anak: Gusti Ayu Bintang Darmavati 30. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi: Tjahjo Kumolo 

31. Menteri PPN/Kepala Bappenas: Suharso Monoarfa 

32. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN: Sofyan Djalil 

33. Menteri BUMN: Erick Thohir 

34. Menteri Pemuda dan Olahraga: Zainudin Amali 35. Kepala Staf Kepresidenan: Moeldoko 

36. Sekretaris Kabinet: Pramono Anung 

37. Kepala BKPM: Bahlil Lahadalia 

38. Jaksa Agung: ST Burhanuddin

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

BANTEN
Awal Zulhijah 1447 H Dipantau di 88 Titik, Pantai Anyer Jadi Lokasi Rukyatul Hilal di Banten

Awal Zulhijah 1447 H Dipantau di 88 Titik, Pantai Anyer Jadi Lokasi Rukyatul Hilal di Banten

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:08

Kementerian Agama RI akan melakukan pemantauan hilal awal Zulhijah 1447 Hijriah di 88 titik yang tersebar di seluruh Indonesia pada 17 Mei 2026.

KAB. TANGERANG
Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:00

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendatangi rumah seorang bayi di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, yang diberi nama sama persis dengan dirinya, Kamis, 14 Mei 2026.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill