Connect With Us

Kantor Staf Presiden Angkat 13 Penasihat Senior, Salah Satunya Alumni Universitas Telkom

Mohamad Romli | Sabtu, 8 Februari 2020 | 23:17

Denny Charter memberikan keterangan kepada awak media saat perhelatan Pilpres 2019 lalu. (TangerangNews / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-13 sosok dari berbagai latar belakang diangkat menjadi Dewan Penasihat Kantor Staf Presiden (KSP). Nama-nama tersebut mulai dari eks menteri, pengusaha hingga akademisi.

Satu dari 13 Dewan Penasihat Senior KSP tersebut adalah Edi Witjara, alumni Universitas Telkom, Bandung. Edi beserta 12 orang lainnya resmi menduduki posisi itu, Selasa (4/2/2020)

Beredarnya kabar tersebut disambut gembira Forum Alumni Universitas Telkom (FAST). Denny Charter selaku Wakil Sekretaris Jenderal FAST yang juga adalah Direktur Eksekutif IndexPolitica Indonesia mengatakan, Edi Witjara merupakan salah satu alumni terbaik Universitas Telkom.

“Sebagai alumni, kami sangat bangga atas diangkatnya Pak Edi Witjara sebagai salah satu Dewan Penasihat KSP,” ungkap Denny kepada awak media, Sabtu (8/2/2020).

Tugas KSP, lanjut Denny,  adalah menyelenggarakan pemberian dukungan kepada Presiden dan Wakil Presiden dalam melaksanakan pengendalian program-program prioritas nasional, komunikasi politik, dan pengelolaan isu strategis.

Sehingga, kebijakan mengankat Dewan Penasehat Senior , kata Denny, adalah keputusan yang tepat untuk pelaksanaan tugas KSP yang lebih baik untuk mendukung Program Pemerintah

“Mereka adalah kalangan profesional dan kompeten di masing-masing bidangnya yang dibutuhkan oleh KSP untuk melaksanakan tugas yang sangat luas cakupannya.,” tambah Denny.

Berikut daftar penasihat senior KSP:

1. Prof. Kuntoro Mangkusubroto, eks Menteri Pertambangan dan Energi

2. Prof. Purnomo Yusgiantoro, eks Menteri Pertahanan

3. Prof. Maria SW Sumardjono, Guru Besar Hukum Agraria UGM

4. Prof. Edward Hiariej, Guru Besar Hukum Pidana UGM

5. Andi Widjadjanto, Eks Sekretaris Kabinet

6. Manuel Kaisiepo, eks Menteri Percepatan Pembangunan Kawasan Timur Indonesia

7. Sudhamek, pemilik Garudafood

8. Imam Prasodjo, Sosiolog Universitas Indonesia

9. Edi Witjara, Direktur Human Capital Management (HCM) PT Telekomunikasi Indonesia

10. Rachmawati Husein, Dewan Pengarah UN-CERF

11. Yando Zakaria, peneliti Pusat Kajian Etnografi Komunitas Adat (Pustaka)

12. Kuskridho Ambardi, Dosen FISIP UGM 

13. Jonathan Tahir, Komisaris Utama Mayapada Healthcare

NASIONAL
Polda Metro Jaya Sebut Bahar bin Smith Tidak Ditahan karena Harus Rawat Jalan Pasca Kecelakaan

Polda Metro Jaya Sebut Bahar bin Smith Tidak Ditahan karena Harus Rawat Jalan Pasca Kecelakaan

Senin, 16 Februari 2026 | 15:50

Polda Metro Jaya menjelaskan alasan di balik penangguhan penahanan Habib Bahar bin Smith, tersangka kasus penganiayaan anggota Banser di Tangerang.

BANTEN
Bus Penumpang Kepergok Angkut Belasan Motor Kredit di Pelabuhan Merak, Hendak Digelapkan ke Sumatera

Bus Penumpang Kepergok Angkut Belasan Motor Kredit di Pelabuhan Merak, Hendak Digelapkan ke Sumatera

Sabtu, 14 Februari 2026 | 20:18

Jajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill