Connect With Us

Infotainment Tidak Tayang Selama Puasa

| Kamis, 29 Juli 2010 | 17:27

Tantowi Yahya (tangerangnews / dira)

TANGERANGNEWS-Anggota komisi I Tantowi Yahya mengakui adanya niat komisinya untuk meminta tayangan infotainment tidak disiarkan dulu selama bulan puasa. Tidak hanya itu, nantinya tayangan infotainment juga akan "digeser" komisi I ke setelah pukul 22.00.
 
"Itu memang berkembang di komisi I, tapi belum diplenokan. Nanti malam akan di rapatkan dengan Komisi Penyiaran Indonesia, asosiasi terkait TV dan radio nasional, juga dengan pemilik-pemilik TV swasta," ungkap Tantowi, di gedung DPR, Kamis (29/7).
Menurutnya, Rapat Dengar Pendapat tersebut akan berisi sharing mengenai aturan tentang penyiaran sebagaimana diatur dalam UU Nomor 32 tahun 2002.
 
"Yang kita mau tekankan, frekuensi adalah milik rakyat yang harus digunakan untuk kepeningan bangsa. Boleh dipakai,tapi untuk yang bermanfaat," ungkapnya.
Ditegaskannya, wacana yang berkembang di intern komisi I bukanlah melarang tayangan infotainment selama bulan puasa.
 
"Bukan berhenti, tapi istirahat dulu. Semua fraksi sudah sepakat, tapi belum diketuk palu. Tapi suasana kebathinannya cukup dalam," ujarnya seraya bercanda.
Ditambahkan Tantowi, ia menyambut baik fatwa MUI (Majelis Ulama Indonesia) yang mengharamkan tayangan infotainment.  "Itu ranah MUI. Komisi I mendukung selama yang diharamkan bukan infotainmentnya, tapi kontennya," tambahnya.(mi/dira)
 
 
MANCANEGARA
Trump Umumkan Darurat Ekonomi Nasional, Sebut AS Diperlakukan Tidak Adil dalam Perdagangan  

Trump Umumkan Darurat Ekonomi Nasional, Sebut AS Diperlakukan Tidak Adil dalam Perdagangan  

Kamis, 3 April 2025 | 14:25

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan keadaan darurat ekonomi nasional pada Selasa, 2 April 2025, waktu setempat.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ini Mapel yang Diujikan dalam Tes Kompetensi Akademik Pengganti UN

Ini Mapel yang Diujikan dalam Tes Kompetensi Akademik Pengganti UN

Jumat, 7 Maret 2025 | 12:16

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menetapkan daftar mata pelajaran yang akan diujikan dalam Tes Kompetensi Akademik (TKA), yang menjadi pengganti Ujian Nasional (UN) bagi peserta didik sekolah.

NASIONAL
Sertifikat Tanah Lama Belum Terpetakan, Masyarakat Diimbau Cek ke Kantor Pertanahan

Sertifikat Tanah Lama Belum Terpetakan, Masyarakat Diimbau Cek ke Kantor Pertanahan

Kamis, 3 April 2025 | 14:10

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengungkapkan, banyak sertifikat tanah lama yang belum memiliki peta kadastral.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill