Connect With Us

Erick Tohir Tunjuk Pendiri Bukalapak Jadi Direktur Telkom, Usianya 34 tahun

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 21 Juni 2020 | 18:23

Erick Tohir. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Tohir kembali membuat gebrakan. Kali ini dia menunjuk Co-Founder sekaligus Presiden Bukalapak, Fajrin Rasyid, sebagai Direktur Digital of Business Telkom.

Dilansir dari Kompas, penunjukkan Fajrin merupakan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Telkom, pada Jumat (19/6/2020), menggantikan posisi Faizal R Djoemadi.

Fajrin Rasyid merupakan figur yang disebut Erick sebagai Direktur Telkom yang berusia di bawah 40 tahun. Pria berkacamata ini genap berusia 34 tahun pada 11 September mendatang.

Terkait penunjukkan dirinya sebagai Direktur Telkom, Fajrin pun membenarkannya. Dia berharap, kehadirannya di Telkom dapat memajukan telekomunikasi Indonesia.

"Sekarang saatnya saya membantu Indonesia lebih maju lagi. Fokusnya mengembangkan telekomunikasi Indonesia bersama Telkom, Tbk," ujar Fajrin dalam keterangan tertulisnya.

Pengalamannya dalam membesarkan bisni stratrup juga dugarapkan dapat bermanfaat di Telkom. "Semoga pengalaman saya membawa kontribusi untuk mengembangkan Telkom," imbuh Fajrin Rasyid.

Diketahui, pria lulusan Teknik Informatika ITB ini telah menjabat sebagai Presiden Bukalapak sejak 25 Juni 2018, setelah menjabat sebagai Chief Financial Officer selama tujuh tahun. (RAZ/RAC)

HIBURAN
Tak Lagi Sejalan, Prilly Latuconsina Undur Diri dari Rumah Produksi Miliknya

Tak Lagi Sejalan, Prilly Latuconsina Undur Diri dari Rumah Produksi Miliknya

Senin, 19 Januari 2026 | 14:33

Aktris sekaligus produser Prilly Latuconsina secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari Sinemaku Pictures, rumah produksi yang ia dirikan bersama Umay Shahab sejak 2019.

TANGSEL
Tekan Tumpukan Sampah, Pemkot Tangsel Sebar Tong Komposter di Seluruh Pasar Tradisional

Tekan Tumpukan Sampah, Pemkot Tangsel Sebar Tong Komposter di Seluruh Pasar Tradisional

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:47

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menempatkan tong komposter di sejumlah pasar tradisional guna mengurangi penumpukan sampah organik seperti sisa sayur dan buah.

OPINI
Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Senin, 19 Januari 2026 | 15:43

Demi meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), Pemerintah Kota melalui DPRD nya melakukan rencana untuk melegalisasi miras dan prostitusi dengan rencana akan merevisi undang-undang tentang larangan miras dan prostitusi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill