Connect With Us

PSBB, Warga Jakarta Pilih Ngemal di Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 29 September 2020 | 11:57

Tampak depan Aeon Mall Tangerang. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Saat ini banyak warga memilih untuk mengunjungi mal-mal di luar kawasan Jakarta, seperti Bekasi dan Tangerang. 

Pasalnya, PSBB di DKI Jakarta mengharuskan restoran di mal tidak boleh memberikan layanan makan di tempat.

Hal itu dikatakan Consumer Behaviour Expert & Executive Director Retail Service Nielsen Indonesia Yongky Susilo dalam webinar bertajuk Dalam Keterpurukan Penyewa dan Pusat Perbelanjaan Menghadapi Resesi Ekonomi, Senin (28/9/2020).

Menurutnya PSBB itu berimbas langsung pada tingkat kunjungan mal-mal DKI, yang kini hanya di bawah 20 persen.

Hal ini pun menimbulkan rasa iri dari pengusaha mal di DKI Jakarta terhadap pengusaha mal di luar Jakarta.

"Lotte Avenue melaporkan bahwa saat ini Jakarta lagi diketatkan, pembelanja dan juga yang ingin makan di luar pada lari ke pinggir, mungkin Tangerang atau Bekasi. Nah ini nggak fair di sana katanya, untuk pebisnis di Jakarta," kata Yongky seperti dilansir dari Detikcom.

Merespons itu, Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budiharjo Iduansjah mengakui memang pada hari Minggu (28/9/2020) kemarin, terjadi lonjakan pengunjung di mal-mal terdekat dari Jakarta.

Daerah seprti Tangerang dan Bekasi ramai karena memang ada limpahan dari Jakarta. Namun, para pengusaha mal di kawasan luar DKI itu juga sudah menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 dengan baik

"Sehingga sah sah saja jika mal-mal itu didatangi pengunjung dari Jakarta," ujarnya.

Tetapi intinya, kata dia, yang sudah melakukan protokol kesehatan harus diberikan privilege atau kesempatan untuk tetap bisa berusaha. Sedangkan yang belum harus bisa diperbaiki.

"Nah itu jangan semua dipukul rata. Itu yang paling penting harus disuarakan. Karena kita sudah investasi, jangan sampai sudah betul, sudah ketat masih harus ditutup," papar Budi.

Meski begitu, pihaknya dan Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) berupaya menyuarakan berbagai stimulus terutama untuk pengusaha mal di Jakarta.

Agar beban yang ditanggung saat ini bisa lebih diringankan, salah satunya pembebasan pajak reklame, parkir, dan sebagainya.

Selain itu, pihaknya juga sedang mengajukan bantuan subsidi gaji pegawai mal yang merupakan beban terberat yang harus ditanggung para pengusaha di tengah pandemi.

"Memang bantuan langsung ke pengusaha yang kami ajukan, kami juga minta karyawan disubsidi karena karyawan kami ini sangat banyak. Kalau sampai terjadi PHK juga susah perusahannya. Jadi BLT diharapkan bisa masuk ke perusahaan melalui subsidi untuk SDM kami yang jaga toko setiap hari. Dan termasuk yang pajak-pajak tadi," pungkas Budi. (RAZ/RAC)

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

TEKNO
Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.

SPORT
Elkan Baggott Bangga Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klaim Garuda Jadi Raja Asia Tenggara

Elkan Baggott Bangga Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klaim Garuda Jadi Raja Asia Tenggara

Selasa, 6 Oktober 2026 | 07:36

Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott mengaku sangat bangga setelah ikut mengantarkan skuad Garuda meraih gelar FIFA ASEAN Cup 2026.

NASIONAL
Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 | 21:41

Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill