Connect With Us

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh di Kepulauan Seribu, Menhub Minta Doa

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 9 Januari 2021 | 20:38

Petugas menunjukan temuan serpihan diduga pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di perairan Kepulauan Seribu. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Pesawat komersial Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak dikabarkan hilang kontak di perairan Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021) pukul 14.40 WIB. 

 

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyampaikan dirinya memohon doa restu kepada masyarakat terkait hilang kontaknya pesawat yang lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta itu. 

"Mohon doa restu agar pencarian dan penyelamatan berjalan lancar," ujarnya dalam konferensi pers secara virtual.

Kepala Basarnas Bagus Puruhito menyebut pihaknya langsung bergerak melakukan pencarian keberadaan pesawat maupun pilot, crew, dan penumpang. 

 

"Kami langsung bergerak sejak menerima informasi ini," katanya. 

 

Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono menambahkan pihaknya masih mengumpulkan seputar informasi terkait hilang kontaknya pesawat SJ-182 ini. 

 

Berdasarkan data yang diterima TangerangNews.com, pesawat total mengangkut 62 orang, terdiri dari 50 penumpang dan 12 kru. 

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill