Novel Bamukmin, tim kuasa hukum Ustaz Maaher At-thuwailibi. (Istimewa / Istimewa)
TANGERANGNEWS.com-Novel Bamukmin, tim kuasa hukum Ustaz Maaher At-thuwailibi mendesak pihak berwajib agar terbuka terkait penyebab kliennya meninggal di Rutan Bareskrim Polri.
Novel menduga ada keteledoran yang dilakukan aparat kepolisian, terlebih upaya penangguhan penahanan yang diajukan selama tiga kali tidak membuahkan hasil membuat dirinya kecewa.
"Diduga kuat ada keteledoran pihak aparat kepolisian. Kita akan menyelidiki dan meminta pihak berwajib untuk terbuka terkait soal meninggalnya Ustaz Maaher di Rutan Mabes Polri," katanya, Selasa (9/2/2021).
Untuk diketahui Jenazah Ustaz Maaher At-thuwailibi telah dimakamkan di Kompleks Pondok Pesantren milik Ustaz Yusuf Mansyur di Cipondoh, Kota Tangerang.
Sebelum meninggal, diketahui Ustaz Maaher merupakan tahanan Kejaksaan yang dititipkan di Rutan Bareskrim Polri atas kasus ujaran kebencian. Dalam rutan tersebut, Ustaz Maaher pada Senin (8/2/2021), sekira pukul 19.00 WIB meninggal dunia disebut akibat penyakit tb usus yang dideritanya.
Sebelum dibawa rumah duka dan dimakamkan, jenazahnya dibawa ke RS Polri terlebih dulu. Namun penyab meninggalnya Ustaz Maaher belum diketahui pasti apakah karena sakit tb usus atau hal lain.
Akses menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, kini semakin praktis. Perum DAMRI secara resmi mengoperasikan rute pemadu moda baru yang menghubungkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang langsung ke Tanjung Lesung
Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.