Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya
Rabu, 1 April 2026 | 14:23
Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.
TANGERANGNEWS.com-Nadiem Anwar Makarim akhirnya dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (28/4/2021).
Usai pelantikan, Nadiem menyampaikan terima kasih kepada Jokowi yang telah mempercayakannya memimpin Kemendikbudristek. Menurutnya, riset dan teknologi telah ditekuninya sebelum mendapat amanah memimpin Kemendikbud.
"Riset teknologi adalah hal yang sangat dekat di hati saya. Saya punya harapan besar untuk bisa meningkatkan kualitas dan inovasi di universitas kita dalam bidang riset dan teknologi," ujarnya dalam keterangan pers setelah pelantikan, seperti dilansir dari CNBC Indonesia, Rabu (28/4/2021).
Mantan bos Gojek itu mengatakan, Kemendikbudristek akan menjadi mitra BRIN. Ia pun antusias untuk bekerja sama dengan Kepala BRIN Laksana Tri Handoko.
"Kita ingin sekali begitu banyak Tri Dharma Perguruan Tinggi dan penelitian universitas ada di Kemendikbudristek. Tapi kita juga inginkan sebanyak mungkin murid-murid kita, mahasiswa, dan dosen melakukan penelitian dan program seperti Kampus Merdeka dalam badan-badan di bawah BRIN,” ujarnya.
Hal itu sangat searah dengan visi presiden mengenai Merdeka Belajar dan menjadi salah satu hal yang selaras dengan link and match.
Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai menggelar program Outbreak Response Immunization (ORI) secara serentak, guna memperkuat perlindungan kesehatan anak dari risiko penularan campak.
Punya hobi ngonten atau sekadar suka berbagi momen estetik di media sosial? Tahun ini adalah kesempatan emas bagi kamu untuk mengubah kreativitas menjadi pundi-pundi hadiah.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews