Connect With Us

Gegara Tanya,'Istrimu Enak Enggak Rasanya' Pria Ini Habisi Teman Sendiri

Tim TangerangNews.com | Kamis, 24 Juni 2021 | 12:59

Ilustrasi selingkuh. (TangerangNews.com / Istimewa)

 

 

TANGERANGNEWS.com-Hati-hati dengan perkataan kita, karena jika tidak mungkin pepatah yang mengatakan, mulut mu harimau mu benar. Jangan sampai seperti yang terjadi di Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus.

 

Karena tersinggung dengan pertanyaan seorang temannya, OS hanya karena  ditanya ‘Istrimu enak enggak rasanya’, dia langsung mengeroyok korban bersama dengan TS.

 

Korban ditemukan dalam kondisi membusuk. Sedangkan, kedua tersangka, berhasil diringkus di sebuah rumah kosong di Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak pada Jumat (18/6/2021) malam. Korban diketahui bernama Muhammad Manpalufi warga Desa Tembang Jambi, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan.

 

Baik korban dan pelaku sebenarnya merupakan anak jalanan yang sering berkumpul dan mengamen. “Dia (korban) menghina saya, ‘Itu istrimu enak tidak rasanya’,” ucap OS menirukan perkataan korban.

 

Saat itu mereka sedang mabuk minuman keras. Sehingga, pertanyaan itu memancing dirinya untuk melakukan tindakan yang sebenarnya bisa diselesaikan secara baik-baik.  Namun, karena tidak bisa menahan amarah, OS pun terjebak dalam rayuan setan. “Saya merasa sakit hati, tapi tidak ada niatan ngebunuh dia (korban),  terus kroyok berdua, saya pukuli pakai kayu, terus saya pukulin,” jelasnya.

 

Menurutnya, awalnya dirinya tidak mengetahui jika korban saat itu sudah meninggal dunia. OS pun mengaku menyesal telah membunuh temannya sendiri. “Ketika itu saya tidak tahu kalau sudah meninggal, saya kira pingsan. Setelah tahu, baru saya kabur,” ucapnya.

 

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill