Connect With Us

Menko Airlangga Ajak Habib & Ulama Sukseskan Protokol Kesehatan

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 19 Juli 2021 | 10:39

| Dibaca : 216

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama ulama, habib, dan kyai dalam program istighatsah dan shalawat nariyah jelang wukuf arafah. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengajak ulama, habib, dan kyai untuk menyosialisasikan disiplin protokol kesehatan (prokes) saat Idul Adha. 

Dia menegaskan keberhasilan menekan penyebaran Covid-19 hanya dengan menekan tingkat mobilitas dan disiplin prokes.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Pemerintah saat ini sudah menerapkan kebijakan PPKM Darurat. Kebijakan ini dilakukan semata-mata sebagai upaya untuk mengendalikan penularan Covid-19 yang masih belum mereda.

Menurutnya, pemerintah terus melakukan evaluasi atas pengendalian penularan Covid-19 dari segi positivity rate, tingkat okupansi Rumah Sakit, tingkat kesembuhan (recovery) dan juga kematian akibat kasus Covid-19. 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama ulama, habib, dan kyai dalam program istighatsah dan shalawat nariyah je;ang wukuf arafah.

Kebijakan PPKM Darurat ini membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk dari para Kyai, Habaib dan para ulama.

"Saya mohon dukungan dan bantuan dari para habaib, kyai dan ulama, selain terus menerus mendoakan agar Covid-19 dapat berakhir, juga mengajak para jamaahnya untuk mematuhi protokol kesehatan: selalu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak,” tutur Airlangga saat 'Istigostah dan Salawat Nariyah Menjelang Wukuf Arafah' Majelis Dzikir dan Shalawat Ahlul Hidayah (AH) Bersama Para Habib dan Ulama Khas se-Indonesia di Jakarta, Minggu (18/7/2021).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini mengaku masih banyak masyarakat yang mengabaikan prokes. Bahkan, Satgas Penanganan Covid-19 memperkirakan masih ada di antara masyarakat yang tidak mempercayai keberadaan virus tersebut.

Padahal, menurut Airlangga, pandemi yang melanda sebagian besar negara di dunia juga mengakibatkan Indonesia tidak dapat memberangkatkan jamaah haji kita ke tanah suci.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama ulama, habib, dan kyai dalam program istighatsah dan shalawat nariyah je;ang wukuf arafah.

Bukan hanya bagi Indonesia, tetapi juga bagi seluruh negara-negara berpenduduk muslim di dunia sebagaimana kebijakan Pemerintah Arab Saudi. Pemerintah Arab Saudi hanya menyelenggarakan haji terbatas hanya pada warga domestik dan WNA yang tinggal di Arab Saudi.

“Alhamdulillah, ada 327 WNI yang bermukim di Arab Saudi mendapatkan kesempatan menjalankan ibadah haji tahun ini,” ujarnya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Ketua Umum DPP partai Golkar menambahkan, peran ulama, habib, maupun kyai sangat dibutuhkan untuk mengingatkan masyarakat pentingnya disiplin prokes. Terlebih, lusa, merupakan Hari Raya Idul Adha.

Pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan untuk meniadakan penyelenggaraan ibadah di daerah zona merah. Artinya, masyarakat yang ingin merayakan Idul Adha bisa dilakukan di rumah masing-masing.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama ulama, habib, dan kyai dalam program istighatsah dan shalawat nariyah je;ang wukuf arafah.

Airlangga mengatakan, pemotongan hewan kurban di wilayah zona merah diimbau dilakukan di rumah pemotongan hewan.

“Namun, jika memang RPH telah penuh dan jumlahnya terbatas, sebaiknya pemotongan hewan dilaksanakan di tempat terbuka dan menghindari berkumpulnya massa dalam jumlah yang banyak,” tegasnya.

Ia juga meminta kyai dan ulama untuk mengingatkan masyarakat agar pembagian daging dari hewan kurban dilakukan dengan diantar ke masing-masing rumah mustahik. Pemerintah mengingatkan pembagian hewan kurban tidak memunculkan kerumunan yang berpotensi menyebarkan Covid-19.

"Menghindari mudharat dalam ajaran Islam juga lebih diutamakan dibandingkan mengambil manfaat,” ujarnya.

TANGSEL
Benyamin Davnie Ungkap Biang Kerok Banjir di Tangsel

Benyamin Davnie Ungkap Biang Kerok Banjir di Tangsel

Senin, 26 September 2022 | 22:21

TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menjelaskan penyebab banjir yang melanda wilayahnya pekan lalu,

OPINI
Substitusi LPG 3 Kg ke Kompor Listrik Digital, Perlukah?

Substitusi LPG 3 Kg ke Kompor Listrik Digital, Perlukah?

Kamis, 22 September 2022 | 15:50

TANGERANGNEWS.com-Pengalihan penggunaan energi dari energi fosil menuju penggunaan energi hijau ( biofuel ), mendorong pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan menuju net zerro emmitions,

BANTEN
Banten Jadi Daerah Paling Tidak Bahagia, Pj Gubernur Sebut Kebahagiaan Adanya di Hati

Banten Jadi Daerah Paling Tidak Bahagia, Pj Gubernur Sebut Kebahagiaan Adanya di Hati

Senin, 26 September 2022 | 21:35

Tangerangnews.com-Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al-Muktabar menanggapi data Badan Pusat Statistik (BPS) yang membeberkan Provinsi Banten sebagai daerah paling tidak bahagia di Indonesia, dengan nilai indeks paling rendah.

HIBURAN
Hindari Keributan, Pengendara Tangerang Wajib Tahu Etika Membunyikan Klakson

Hindari Keributan, Pengendara Tangerang Wajib Tahu Etika Membunyikan Klakson

Senin, 26 September 2022 | 15:14

TANGERANGNEWS.com-Layaknya Ibukota Jakarta, Tangerang merupakan wilayah yang sering dilanda kemacetan lalu lintas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill