Connect With Us

Obat-Obatan & Oksigen untuk Luar Jawa – Bali Dipastikan Masih Aman

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 30 Juli 2021 | 14:04

| Dibaca : 133

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah terus memonitor jumlah penambahan kasus positif COVID-19 di seluruh daerah. Tak terkecuali di luar pulau Jawa dan Bali. Di wilayah ini juga terdapat 25 kota dan kabupaten di 21 provinsi yang melaksanakan PPKM level 4 sejak awal pekan ini. 

Untuk memastikan penanganannya berjalan baik, Ketua KPCPEN Airlangga Hartarto memberikan target kepada masing-masing Pemda untuk terus memberikan laporan harian peningkatan kasus, kondisi BOR (bed occupancy rate), obat-obatan dan jumlah oksigen yang dimiliki masing-masing daerah. 

“Khusus di luar Jawa, BOR saat ini masih sekitar 70 persen dari fasilitas yang ada di RS. Ini rencananya akan kita tingkatkan hingga BOR bisa di kisaran 40 persen,” kata Airlangga, saat menjadi narasumber dalam acara Evaluasi Penerapan PPKM Berjenjang, di CNN Indonesia, Kamis 29 Juli 2021.

Menurut Menko Perekonomian ini, persediaan oksigen juga sudah diantisipasi dengan baik. Termasuk jika ada kekurangan yang muncul di suatu wilayah.

Pasalnya di luar Jawa juga banyak daerah yang menjadi penghasil Oksigen. Misalnya Pupuk Kaltim di Kalimantan Timur, Pusri di Sumatera Selatan dan Samator di Pulau Batam. 

Selain dari dalam negeri juga sudah ada bantuan oksigen dari beberapa negara sahabat seperti Singapura, India dan Korea Selatan yang sudah didistribusikan  ke berbagai daerah. Hal ini menjadikan pemerintah optimistis, Indonesia tidak akan mengalami kekurangan oksigen untuk pasien yang membutuhkan. 

“Kami terus mengadakan reorganisasi logistik dan distribusi oksigen, ini dibantu dengan data yang ada Kemenkes. Kita akan terus monitor secara keseluruhan, dengan rumah sakit yang ada, kita juga terus jaga komunikasinya,” kata Airlan

Lewat sejumlah langkah ini, Ketua Umum Partai Golkar ini menyampaikan sanggup memastikan seandainya apabila di luar Jawa terdapat kekurangan fasilitas dan obat-obatan serta oksigen bisa segera tertangani dengan baik. 

Sebagai penanggung jawab penanganan PPKM Berjenjang di luar Pulau Jawa dan Bali, Airlangga memastikan jika up-date itu selalu dilakukan secara real time lewat Kemenkes.

Selain itu pemerintah juga sudah membentuk Satgas COVID dan Satgas Oksigen. Bahkan seluruh rumah sakit yang ada diminta untuk menginput data sehingga bisa selalu termonitor dengan baik.

BISNIS
Dari Cireng Moncrot ke Cilok Rawon, Mang Didit Perluas Pasar di Tangerang

Dari Cireng Moncrot ke Cilok Rawon, Mang Didit Perluas Pasar di Tangerang

Sabtu, 25 September 2021 | 19:10

TANGERANGNEWS.com-Hadirnya pandemi Covid-19 ternyata menginspirasi Didit Rahadiyansyah untuk memperluas usahanya dengan membuka Cilok Rawon Mang Didi yang ekonomis namun tetap lezat dengan bahan baku yang berkualitas

TOKOH
Menko Airlangga Dukung Smart Farming Petani Milienal untuk Peningkatan Produktivitas

Menko Airlangga Dukung Smart Farming Petani Milienal untuk Peningkatan Produktivitas

Jumat, 24 September 2021 | 15:10

TANGERANGNEWS.com-KLATEN-Permasalahan pada sektor pangan selalu menjadi perhatian di setiap negara. Pemerintah selalu berupaya memenuhi kebutuhan pangan rakyat dan menjaga ketahanan pangan diantaranya melalui pemberdayaan petani,

BANDARA
Penumpang Internasional yang Baru Mendarat Wajib Langsung Tes PCR

Penumpang Internasional yang Baru Mendarat Wajib Langsung Tes PCR

Jumat, 24 September 2021 | 15:38

TANGERANGNEWS.com- Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, sudah mulai memberlakukan ketentuan bahwa seluruh penumpang dari luar negeri yang baru mendarat langsung menjalani tes PCR

"Membuat Janji dan Menepatinya adalah cara terbaik membangun merek"

Seth Godin