Connect With Us

Airlangga: Partai Golkar Komitmen Sukseskan Kerja Pemerintah Tangani COVID-19 

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 24 Agustus 2021 | 12:50

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto memastikan partainya berkomitmen terus berjuang menyukseskan strategi Pemerintah dalam menangani pandemi COVID-19.

"Partai Golkar bekerja terutama meminimalisir dampak kesehatan, sosial dan ekonomi akibat COVID-19," kata Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto, saat memberikan pidato dalam dialog publik bertajuk "Tantangan Demokrasi Kita di Masa Pandemi" yang diselenggarakan Golkar Institute di Jakarta, Senin 23 Agustus 2021.

Penegasan itu sekaligus bentuk tekad Golkar untuk menjaga sistem demokrasi di negara Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan tetap menjaga kepercayaan masyarakat.

Menurut Airlangga, kondisi pandemi COVID-19 menjadi batu ujian bagi setiap negara demokrasi, termasuk di Indonesia. Merujuk data Freedom House, 25 dari 41 negara demokrasi di dunia mengalami erosi demokrasi.

"Sebagai partai tertua yang menjadi pilar demokrasi di Indonesia, Golkar akan selalu berkomitmen untuk mempertahankan demokrasi di Indonesia," kata dia.

Upaya-upaya yang telah dilakukan Golkar diyakininya mampu menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem demokrasi di Indonesia.

Oleh sebab itu, Airlangga meminta seluruh kekuatan politik saling bekerja sama dengan harapan COVID-19 yang berdampak pada sektor kesehatan, ekonomi, sosial, politik, dan lainnya dapat ditangani sesegera mungkin.

"Di saat bersamaan Pemerintah terus mendorong agar kepuasan masyarakat terhadap demokrasi bisa ditentukan oleh performa sosial ekonomi," ujar dia.

Sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), Airlangga mengatakan Pemerintah juga akan terus berusaha melaksanakan amanah Presiden Joko Widodo semaksimal mungkin.

Hal itu terkait upaya mitigasi dampak kesehatan dan ekonomi yang dijalankan secara seimbang. Caranya, dengan melakukan berbagai kebijakan agar pemulihan ekonomi berjalan seiring dengan penanganan COVID-19.

Pada 2020, Pemerintah menganggarkan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) mendekati Rp700 triliun. Kemudian di 2021 lebih dari Rp700 triliun. Strategi dan kebijakan yang dibuat Pemerintah berdampak positif.

Pada kuartal II di 2021, misalnya, Indonesia berhasil keluar dari resesi dan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 7,07 persen.

Airlangga juga menuturkan Partai Golkar terus mendukung ikhtiar Presiden Jokowi yang mengamanatkan respons cepat penanganan pandemi dengan berbagai skema. 

Mulai dari vaksinasi yang menyasar dua hingga 2,5 juta orang per hari, memberlakukan isolasi terpusat di setiap kecamatan, kelurahan hingga desa, termasuk mengakomodasi kebutuhan tenaga kesehatan.

HIBURAN
Siap-siap! Tangerang Culinary Day 2026 Hadirkan Jajanan Khas hingga Konser Musik Gratis

Siap-siap! Tangerang Culinary Day 2026 Hadirkan Jajanan Khas hingga Konser Musik Gratis

Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:10

Pecinta kuliner di Tangerang dan sekitarnya bersiaplah. Ajang tahunan Tangerang Culinary Day 2026 akan kembali menyapa masyarakat pada Sabtu, 12 September 2026, bertempat di Lapangan Ahmad Yani, Alun-Alun Kota Tangerang.

BANTEN
Investasi KEK Tanjung Lesung Tembus Rp2,5 Triliun, Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Banten

Investasi KEK Tanjung Lesung Tembus Rp2,5 Triliun, Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Banten

Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:09

Gubernur Banten Andra Soni mendorong Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Lesung untuk menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah di sektor pariwisata.

NASIONAL
Warga Keluhkan Data Desil Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Berpotensi Dilarang Beli BBM Subsidi

Warga Keluhkan Data Desil Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Berpotensi Dilarang Beli BBM Subsidi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 16:03

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meminta masyarakat yang masuk kelompok Desil 9 dan 10 tidak membeli BBM bersubsidi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill