Connect With Us

Pakar Hukum Sebut KPK Tidak Bisa Berhentikan 75 Pegawai Gagal Lulus Wawasan Kebangsaan

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 14 September 2021 | 21:23

| Dibaca : 855

Gedung KPK. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Pakar Hukum Univeristas Al-azhar Indonesia (UAI) Suparji Ahmad mengatakan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak bisa memberhentikan 75 pegawainya yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK).

Hal itu diutarakan oleh Suparji berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) bagi hasil asesmen TWK bagi pegawai KPK menjadi kewenangan pemerintah.

"Tidak boleh, harus diperhatikan putusan MA tersebut hendaknya ditindaklanjuti dengan memperhatikan kelangsungan nasib pegawai tersebut," tegas Suparji, Selasa 14 September 2021.

Menurutnya, selama Presiden Joko Widodo tidak melakukan keputusan apapun, sebaiknya pimpinan KPK juga melakukan hal yang sama.

Ia menyarankan kepada pimpinan KPK untuk menunggu sikap tegas dari pemerintah soal nasib 75 pegawai KPK tersebut.

"Belum ada putusan, ditunggu dahulu sikap pemerintah," kata Suparji.

Diketahui, MA memutuskan tindak lanjut hasil asesmen TWK bagi pegawai KPK menjadi kewenangan pemerintah.

Hal itu tertuang dalam berkas putusan putusan uji materi Peraturan Komisi (Perkom) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pengalihan pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), yang diajukan oleh pegawai KPK beberapa waktu lalu.

Menurut putusan MA, gugatan terhadap Peraturan Komisi Nomor 1 Tahun 2021 yang menjadi dasar TWK tidak tepat. Sebab, hasil asesmen TWK itu bukan kewenangan KPK, melainkan pemerintah.

"Sedangkan tindak lanjut dari hasil asesmen TWK tersebut menjadi kewenangan pemerintah," lanjut kutipan tersebut.

NASIONAL
Masyarakat Boleh Gelar Konser Musik & Resepsi Nikah Besar

Masyarakat Boleh Gelar Konser Musik & Resepsi Nikah Besar

Minggu, 26 September 2021 | 20:53

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah penyelenggaraan kegiatan berskala besar seperti resepsi pernikahan, pesta, festival, konferensi hingga konser musik akhirnya diizinkan oleh pemerintah, selama mematuhi protokol kesehatan

TANGSEL
Bayi Silver & Ibunya di Pamulang Dipindah ke Balai Rehab Kemensos

Bayi Silver & Ibunya di Pamulang Dipindah ke Balai Rehab Kemensos

Minggu, 26 September 2021 | 19:10

TANGERANGNEWS.com-Bayi berusia 10 bulan yang viral setelah diajak mengemis oleh oknum manusia silver di wilayah Pamulang, Tangerang Selatan, kini sudah dalam penanganan Kementerian Sosial (Kemensos)

OPINI
Mahalnya Transaksi Pesta Demokrasi

Mahalnya Transaksi Pesta Demokrasi

Minggu, 26 September 2021 | 17:12

TANGERANGNEWS.com-Siapapun yang jujur, pasti akan mengakui bahwa negeri tercinta kita ini sedang mengalami keterpurukan. Dalam segala bidang. Di tengah kesulitan ekonomi dan belum pulihnya negeri dari situasi pandem

"Membuat Janji dan Menepatinya adalah cara terbaik membangun merek"

Seth Godin