Connect With Us

Pemerintah Apresiasi Kolaborasi Dorong Pertumbuhan Industri Kopi Indonesia

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 1 Oktober 2021 | 21:33

| Dibaca : 219

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyambut baik kolaborasi yang bisa dilakukan antara pelaku industri kopi Indonesia dengan pemerintah, dalam mendorong pertumbuhan industri kopi di Indonesia. Langkah ini juga akan bertujuan untuk mempromosikan kopi Indonesia di pasar global.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyambut kedatangan para pelaku industri kopi di kantornya, bertepatan dengan International Coffee Day yang jatuh pada 1 Oktober 2021.

Pada pertemuan ini, para pelaku industri kopi menyampaikan keinginan untuk bekerja sama dengan pemerintah untuk pengembangan bisnis kopi di Indonesia dan dukungan di kejuaraan kopi internasional.

Pemerintah mengapresiasi komitmen pelaku industri kopi Indonesia untuk terus mendorong pertumbuhan industri kopi Indonesia. Industri kopi memiliki peran yang besar dalam penyerapan tenaga kerja di Indonesia, yaitu memberdayakan 1,86 juta kepala keluarga petani dan 50 ribu tenaga kerja umum.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

“Kopi merupakan komoditas terpenting ketiga di perkebunan setelah kelapa sawit dan karet alam. Kopi juga menyumbang persentase terhadap PDB perkebunan sebesar 16,15%,” ujar Menko Airlangga.

Dalam 10 tahun terakhir, industri kopi Indonesia mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan yaitu sebesar 250%. Saat ini, Indonesia merupakan produsen kopi terbesar ke-4 di dunia setelah Brazil, Vietnam, dan Kolombia. Luas lahan kopi Indonesia mencapai 1,25 juta ha dengan total produksi hingga 761 ribu ton per tahun.

	Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

Pemerintah telah memberi dukungan untuk masyarakat mendorong pertumbuhan industri kopi Indonesia melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). “Realisasi KUR untuk kopi pada 2020 sebesar Rp1,2 triliun dengan 53 ribu debitur dan realisasi KUR industri kopi hingga 21 Juli 2021 sebesar Rp661 miliar dengan 25 ribu debitur,” ujar Airlangga.

Industri kopi memiliki potensi yang besar untuk terus berkembang di Indonesia. Tingginya minat masyarakat untuk mengembangkan usaha kopi menjadi salah satu buktinya. “Salah satu program pelatihan favorit di Kartu Prakerja adalah pelatihan menjadi barista. Hal ini menunjukkan anak muda sekarang sangat tertarik dengan industri kopi,” ujar Airlangga.

Pemerintah akan terus mendorong pertumbuhan industri kopi Indonesia baik melalui food estate berbasis korporatisasi petani, KUR, maupun riset-riset penting untuk menambah nilai kopi itu sendiri.

“Kerja sama internasional baik bilateral, regional, maupun internasional perlu kita manfaatkan seoptimal mungkin untuk mendongkrak kopi Indonesia menjadi komoditas berorientasi ekspor unggulan baik di pasar tradisional maupun non-tradisional,” tutup Airlangga.

BANDARA
Fasilitas Mobil Balap Formula E Tiba di Bandara Soekarno-Hatta

Fasilitas Mobil Balap Formula E Tiba di Bandara Soekarno-Hatta

Minggu, 22 Mei 2022 | 14:25

TANGERANGNEWS.com-Kargo berisi fasilitas penunjang mobil balap Formula E tiba di Bandara Soekarno-Hatta dengan ditangani langsung PT Jasa Angkasa Semesta (JAS Airport Services), pada Minggu 22 Mei 2022.

TANGSEL
Buang Sampah Dekat Rel, Wanita Ini Tewas Tersambar Kereta di Ciputat Tangsel

Buang Sampah Dekat Rel, Wanita Ini Tewas Tersambar Kereta di Ciputat Tangsel

Kamis, 26 Mei 2022 | 20:22

TANGERANGNEWS.com-Kecelakaan warga tertabrak kereta rel listrik (KRL) kembali terjadi di kawasan Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

BANTEN
Bank bjb Dukung Indonesia Tanpa Pencucian Uang dan Pendanaan Teroris

Bank bjb Dukung Indonesia Tanpa Pencucian Uang dan Pendanaan Teroris

Kamis, 26 Mei 2022 | 14:53

TANGERANGNEWS.com-Bank Jabar Banten (bjb) mendukung gerakan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU PPT), demi mewujudkan sistem keuangan yang kuat, berintegritas dan berkelanjutan.

OPINI
Kurangnya Sikap Menghargai Antara Umat Beragama

Kurangnya Sikap Menghargai Antara Umat Beragama

Kamis, 26 Mei 2022 | 19:43

TANGERANGNEWS.com-Kemampuan seseorang untuk memperlakukan orang lain secara berbeda, toleransi mencakup sikap positif seperti menghormati dan menghargai orang yang berbeda agama, ras, bahasa, suku dan budaya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill