Connect With Us

Jumlah Vaksin Covid-19 yang Diterima Indonesia Baru Separuh dari Kebutuhan

Tim TangerangNews.com | Rabu, 6 Oktober 2021 | 22:35

Ilustrasi. Indonesia menerima kedatangan vaksin Sinovac. (@TangerangNews / Biro Pers Sekretariat Presiden/Rusman)

TANGERANGNEWS.com–Pemerintah saat ini tengah mengatur strategi pendistribusian vaksin Covid-19 ke daerah, mengingat jumlah vaksin yang diterima Indonesia baru separuh dari kebutuhan.

"Jumlah yang sudah kita terima 280 juta dosis, kebutuhan kita 426 juta dosis," kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi dalam keterangan tertulisnya, Rabu 6 Oktober 2021.

Siti Nadia mengatakan pendistribusian vaksin Covid-19 ke daerah tergantung pada ketersediaan vaksin di pusat. Saat ini banyak daerah yang belum memperbarui laporan SMILE (Sistem Monitoring Imunisasi dan Logistik Elektronik), sehingga pemerintah pusat sulit melakukan monitoring "real time" ketersediaan vaksin.

"Artinya kemudian harus diatur, kalau akan fokus ke ibu kota provinsi maka proporsinya harus diperbesar, selain itu koordinasi dengan TNI dan Polri untuk sasarannya," ujar dia.

Sebelumnya, Siti Nadia mengatakan pemerintah mengoptimalkan semua langkah yang dapat dilakukan untuk percepatan penyebarluasan vaksin ke seluruh daerah di Indonesia, sehingga bisa menyentuh sampai masyarakat terpencil dan terluar.

"Harapannya, upaya ini juga dapat mendorong pemerintah daerah, terutama yang capaian vaksinasinya masih rendah, untuk melakukan percepatan dan perluasan program vaksinasi," ujarnya.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito mengungkapkan 193 juta dosis vaksin Covid-19 saat ini telah dikirimkan ke daerah-daerah untuk digunakan.

"Pemerintah pusat mendorong pemerintah provinsi sebagai perpanjangan tangan ke kabupaten/kota untuk segera melakukan distribusi sesuai prioritas daerah," kata Wiku.

Wiku menjelaskan pemerintah pusat saat ini dapat memonitor ketersediaan vaksin di daerah melalui aplikasi SMILE. "Dari data yang ada inilah yang menjadi input monitoring dan evaluasi dan diharapkan dapat meningkatkan interoperabilitasan data terkait Covid-19 termasuk data vaksin," tuturnya.

TANGSEL
Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Jumat, 2 Oktober 2026 | 21:59

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

BANTEN
Dada Terasa Berat Saat Olahraga Lalu Hilang, Bisa Jadi Tanda Angina Stabil

Dada Terasa Berat Saat Olahraga Lalu Hilang, Bisa Jadi Tanda Angina Stabil

Senin, 5 Oktober 2026 | 10:39

Rasa tertekan atau berat di dada yang muncul ketika berolahraga lalu mereda setelah beristirahat sering kali dianggap sebagai tanda tubuh sedang kelelahan.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill