Connect With Us

Siap-siap! Pemerintah Akan Hentikan Penjualan Mobil dan Motor Bensin 

Tim TangerangNews.com | Kamis, 14 Oktober 2021 | 11:36

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Indonesia berencana menyetop penjualan kendaraan bermotor berbahan bakar bensin. Penghentian penjualan mobil dan sepeda motor berbahan bakar minyak (BBM) itu akan dilakukan secara bertahap. 

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyebutkan hal sebagai salah satu upaya dalam komitmen pemerintah mewujudkan nol emisi karbon atau Net Zero Emission (NZE) pada 2060.

“Pemberhentian penjualan mobil dan motor konvensional targetnya berlaku mulai 2040, berbarengan dengan berbagai macam target lainnya,” ujar Arifin dalam keterangan pers, Kamis 14 Oktober 2021.

Arifin menjelaskan bahwa di tahun 2040, bauran energi baru terbarukan ( EBT) sudah mencapai 71% dan tidak ada PLT Diesel yang beroperasi. Kemudian, lampu LED 70%, tidak ada penjualan motor konvensional, dan konsumsi listrik mencapai 2.847 kWh/kapita. Hal-hal tersebut hanya merupakan salah satu bagian tahapan. 

Menurut Arifin, secara bertahap upaya untuk mewujudkan nol emisi karbon sudah mulai dilakukan sejak tahun 2021 ini. Pemerintah sudah menyiapkan peta jalan transisi menuju energi netral mulai tahun 2021 sampai 2060 dengan beberapa strategi kunci.

Dia mengungkapkan bahwa ada lima prinsip yang akan diwujudkan, yaitu peningkatan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT), pengurangan energi fosil, kendaraan listrik di sektor transportasi, peningkatan pemanfaatan listrik pada rumah tangga dan industri, dan pemanfaatan Carbon Capture and Storage (CCS).

Selanjutnya Arifin memaparkan tahapan-tahapan pemerintah menuju capaian target nol emisi. Pada 2021, pemerintah bakal mengeluarkan regulasi dalam bentuk Peraturan Presiden terkait EBT dan retirement coal. Tidak ada tambahan PLTU baru kecuali yang sudah berkontrak maupun sudah dalam tahap konstruksi.

Kemudian pada 2022, akan adanya Undang-Undang EBT dan penggunaan kompor listrik untuk 2 juta rumah tangga per tahun. Selanjutnya, pembangunan interkoneksi, jaringan listrik pintar (smart grid) dan smart meter akan hadir pada 2024 dan bauran EBT mencapai 23% yang didominasi PLTS di tahun 2025.

Berikutnya di tahun 2027,  pemerintah bakal memberhentikan impor LNG dan 42% EBT didominasi dari PLTS di 2030. Di mana jaringan gas menyentuh 10 juta rumah tangga, kendaraan listrik sebanyak 2 juta (mobil) dan 13 juta (motor), penyaluran BBG 300 ribu, pemanfaatan Dymethil Ether dengan penggunaan listrik sebesar 1.548 kWh/kapita.

Seluruh PLTU tahap pertama subcritical akan mengalami pensiun dini pada tahun 2031, dan sudah adanya interkoneksi antarpulau mulai COD di tahun 2035 dengan konsumsi listrik sebesar 2.085 kWh/kapita dan bauran EBT mencapai 57% dengan didominasi PLTS, Hydro dan Panas Bumi.

Kemudian di tahun 2040, bauran EBT ditargetkan sudah mencapai 71%, tidak ada PLT Diesel yang beroperasi, Lampu LED 70%, tidak ada penjualan motor konvensional, dan konsumsi listrik mencapai 2.847 kWh/kapita.

Berlanjut lima tahun berikutnya, pemerintah mewacanakan akan ada pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) pertama mulai COD. "Pemerintah juga mempertimbangkan penggunaan energi nuklir yang direncanakan dimulai tahun 2045 dengan kapasitas 35 GW sampai dengan 2060," ungkap Arifin. 

Dia menambahkan, bauran EBT diharapkan sudah mencapai 87% di 2050 dibarengi dengan tidak melakukan penjualan mobil konvensional dan konsumsi listrik 4.299 kWh/kapita.

Adapun yang terakhir, harapannya pada 2060 bauran EBT sudah mencapai 100% yang didominasi PLTS dan Hydro. Serta dibarengi dengan penyaluran jaringan gas sebanyak 23 juta sambungan rumah tangga, kompor listrik 52 juta rumah tangga, penggunaan kendaraan listrik, dan konsumsi listrik menyentuh angka 5.308 kWh/kapita.

TOKOH
HUT ke-32, Praktisi Komunikasi Gunawan Ajak Semua Pihak Kolaborasi Bangun Kota Tangerang 

HUT ke-32, Praktisi Komunikasi Gunawan Ajak Semua Pihak Kolaborasi Bangun Kota Tangerang 

Jumat, 28 Februari 2025 | 15:11

Sejak resmi menjadi kota administratif pada 28 Februari 1993 setelah sebelumnya tergabung dalam Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang telah menginjak usia ke-32 pada Jumat, 28 Februari 2025.

MANCANEGARA
Trump Umumkan Darurat Ekonomi Nasional, Sebut AS Diperlakukan Tidak Adil dalam Perdagangan  

Trump Umumkan Darurat Ekonomi Nasional, Sebut AS Diperlakukan Tidak Adil dalam Perdagangan  

Kamis, 3 April 2025 | 14:25

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan keadaan darurat ekonomi nasional pada Selasa, 2 April 2025, waktu setempat.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ini Mapel yang Diujikan dalam Tes Kompetensi Akademik Pengganti UN

Ini Mapel yang Diujikan dalam Tes Kompetensi Akademik Pengganti UN

Jumat, 7 Maret 2025 | 12:16

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menetapkan daftar mata pelajaran yang akan diujikan dalam Tes Kompetensi Akademik (TKA), yang menjadi pengganti Ujian Nasional (UN) bagi peserta didik sekolah.

TEKNO
Rekomendasi Custom Software Development Company di Indonesia

Rekomendasi Custom Software Development Company di Indonesia

Rabu, 19 Maret 2025 | 22:47

Cari perusahaan pengembang software kustom terbaik di Indonesia? Temukan rekomendasi terpercaya untuk solusi software yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill