Connect With Us

Indonesia Darurat Korupsi, Ratusan Mahasiswa se-Jabodetabek Aksi ke KPK

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 9 Desember 2021 | 19:42

Sekitar 100 mahasiswa dari Jadodetabek yang tergabung dalam Front Millenial Jabodetabek (FMJ) berangkat ke gedung Komisi Pemberantasan Koruspi (KPK), Jakarta, untuk melakukan aksi damai, Kamis 9 Desember 2021. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sekitar 100 mahasiswa dari Jadodetabek yang tergabung dalam Front Millenial Jabodetabek (FMJ) berangkat ke gedung Komisi Pemberantasan Koruspi (KPK), Jakarta, untuk melakukan aksi damai, Kamis 9 Desember 2021.

Massa yang kompak mengenakan almamater warna biru itu berangkat dengan konvoi menggunakan sepeda motor sambil membawa bendera. Mereka hendak menyampaikan aspirasi tentang korupsi dan HAM.

Sekitar 100 mahasiswa dari Jadodetabek yang tergabung dalam Front Millenial Jabodetabek (FMJ) berangkat ke gedung Komisi Pemberantasan Koruspi (KPK), Jakarta, untuk melakukan aksi damai, Kamis 9 Desember 2021.

Aksi ini dilatar belakangi maraknya korupsi yang terjadi secara luar biasa dan merajalela dengan kerugian negara mencapai ratusan triliun rupiah.

Apalagi belum lama ini pejabat pemerintah sampai mengkorupsi uang bantuan sosial di tengah rakyat yang sedang sengsara menghadapi bencana COVID-19 dan ancaman kematian.

Berdasarkan survei, skor Indeks persepsi korupsi Indonesia juga sangat buruk, yakni hanya 37.  Para mahasiswa pun sudah tidak percaya dengan KPK. Karena itu mereka akan melawan koruptor dengan keras dan tuntas sampai ke akar-akarnya. 

Sekitar 100 mahasiswa dari Jadodetabek yang tergabung dalam Front Millenial Jabodetabek (FMJ) berangkat ke gedung Komisi Pemberantasan Koruspi (KPK), Jakarta, untuk melakukan aksi damai, Kamis 9 Desember 2021.

Selain itu, mereka menilai Indonesia dalam keadaan darurat oligarki. Saat ini segelintir elit telah menguasai hampir seluruh sumber daya negeri ini dan mengendalikan kekuasaan, mengatur dan membuat undang-undang sesuai kehendaknya tanpa mempedulikan rakyat banyak dan masa depan republik Indonesia. Hal ini seperti terjadi dalam revisi UU KPK, pembuatan UU Minerba dan UU Omnibuslaw.

Tak hanya ity, Indonesia juga dalam keadaan darurat hukum. Secara mendasar bahwa dalam konstitusi UUD 1945 dalam Pasal 1 ayat 3 menyatakan bahwa “Indonesia adalah negara hukum”.

Sekitar 100 mahasiswa dari Jadodetabek yang tergabung dalam Front Millenial Jabodetabek (FMJ) berangkat ke gedung Komisi Pemberantasan Koruspi (KPK), Jakarta, untuk melakukan aksi damai, Kamis 9 Desember 2021.

Lalu, diperkuat pancasila yang merupakan ideologi Negara dan falsafah bangsa yang juga telah tertulis dalam pasal 2 UU No 15/2019 perubahan atas UU No 12/2011 tentang pembentukan peraturan perundang-undangan yang menyatakan bahwa “Pancasila sumber dari segala sumber hukum”. 

Faktanya yang terjadi dalam segala amanat yang tertulis dalam beberapa produk hukum tersebut tidak dijalankan secara baik oleh negara.

Hal ini berdampak kepada berkuasanya oligarki dengan melegalitaskan beberapa UU yang memiliki kepentingan untuk mempermudah aktivitas oligarki dalam menguasai SDA dan SDM secara menyeluruh.

Oleh karena itu melihat kondisi yang ada maka Front Millenial Jabodetabek menyatakan Indonesia dalam kondisi darurat hukum.

BANTEN
PLN UID Banten Siagakan Ratusan Personel Percepat Layanan Penyambungan Listrik

PLN UID Banten Siagakan Ratusan Personel Percepat Layanan Penyambungan Listrik

Sabtu, 18 April 2026 | 09:31

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Banten menggelar apel gelar pasukan penyambungan listrik sebagai langkah untuk mempercepat layanan pasang baru dan perubahan daya bagi pelanggan di wilayah Banten, Jumat, 17 April 2026.

TEKNO
Bikin Laporan Polisi dan Kehilangan Bisa Lewat Aplikasi, Sudah Digunakan Polda Banten

Bikin Laporan Polisi dan Kehilangan Bisa Lewat Aplikasi, Sudah Digunakan Polda Banten

Rabu, 15 April 2026 | 22:32

Masyarakat kini dapat membuat laporan polisi (LP) dan laporan kehilangan secara online melalui Super App Polri yang baru saja diluncurkan pada Selasa, 14 April 2026.

NASIONAL
Pemerintah Buka 35 Ribu Lowongan Pengelola Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan, Ini Syaratnya

Pemerintah Buka 35 Ribu Lowongan Pengelola Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan, Ini Syaratnya

Jumat, 17 April 2026 | 10:35

Menteri Koordinator (Menko) Pangan Zulkifli Hasan mengumumkan pembukaan rekrutmen besar-besaran untuk pengelolaan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) mulai 15 April 2026.

WISATA
Cobain Gudeg Mercon Bu Prih di Hampton Square Pedasnya Bikin Nagih

Cobain Gudeg Mercon Bu Prih di Hampton Square Pedasnya Bikin Nagih

Jumat, 17 April 2026 | 09:48

Siang kemarin, Kamis 16 April 2026, TangerangNews bersama para wartawan lainnya mencoba kulineran ke Hampton Square di kawasan Gading Serpong. Cuaca di luar terasa memang panas, begitu masuk ke salah satu tenant Gudeg Mercon Bu Prih

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill