Connect With Us

Libur Tahun Baru, Warga Tangerang Serbu Tempat Wisata di Jakarta

Tim TangerangNews.com | Sabtu, 1 Januari 2022 | 15:54

Keong Emas di Taman Mini Indonesia. (TMII), Jakarta Timur. (@TangerangNews / Kompas)

TANGERANGNEWS.com – Di masa libur tahun baru hari ini, Sabtu 1 Januari 2022, warga yang tinggal di wilayah Tangerang banyak memanfaatkan dengan mengisi liburan di sejumlah objek wisata di Jakarta, seperti Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Sejumlah anjungan dan wahana di TMII, seperti dilansir dari Antara, ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah di Jabodetabek pada hari pertama 2022, Sabtu siang.

Wisatawan yang datang tidak hanya dewasa, tapi juga anak-anak pada kelompok usia balita hingga remaja yang dibawa serta orang tua mereka. Sejumlah personel kepolisian juga tampak mengatur jarak serta menyosisalisasikan bahaya Covid-19 dari perilaku berkerumun.

Lantaran padat pengunjung, dibutuhkan waktu sekitar 15-30 menit untuk bisa masuk ke dalam lingkungan Taman Legenda Keong Mas. Selain itu, antrean juga tampak di Istana Anak-Anak Indonesia TMII. 

Sejumlah wisatawan juga asik bercengkerama dengan keluarga di sekitar pinggiran danau Nusantara baik dengan memanfaatkan tikar maupun terpal yang mereka bawa untuk berwisata.

"Lumayan bawa banyak saudara hari ini. Tapi sebagian lagi keliling pakai sepeda tandem. Seru juga sudah lama nggak liburan," kata wisatawan asal Tangerang, Banten, Rachmi.

Selain berwisata ke TMII, warga Tangerang juga memanfaatkan waktu libur tahun baru dengan mengunjungi kawasan Sea Side Wonderland Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Jakarta Utara, pada Sabtu.

Warga yang terdiri atas anak anak, muda-mudi hingga orang tua menikmati pemandangan di lokasi. Walaupun ramai, seluruh pengunjung mematuhi protokol kesehatan (prokes) seperti menjaga jarak hingga memakai masker.

Sebelum memasuki kawasan Sea Side Wonderland, para pengunjung diharuskan memindai (scan) kode batang (barcode)  PeduliLindungi di pintu masuk.

Petugas keamanan memeriksa suhu pengunjung dengan alat pengukur suhu. Petugas juga menyiapkan tempat cuci tangan dan menyediakan sabun cuci tangan (hand sanitizer) di pintu masuk kawasan wisata itu.

Tak hanya menikmati pemandangan, para pengunjung juga bisa menikmati beragam makanan. Syawal, 56, salah satu warga yang berkunjung di lokasi ini mengaku senang dengan tempat wisata ini.

"Saya terus terang baru pertama kali ke sini. Menurut saya tempatnya bagus, pas buat bawa keluarga karena ada tempat untuk bermain anaknya juga," kata Syawal yang mengaku datang dari kawasan Tangerang Selatan ini.

Selain itu, pilihan makanan yang ditawarkan juga beragam dan harganya juga terjangkau. Namun dia menyarankan datang ke sini pagi atau sore hari demi menghindari panas matahari maupun hujan. "Ya enaknya sih sore sore yah, karena kalau sekarang terik banget di sini. Jadi panas," ujar dia.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Luncurkan Sekolah Gender, Dorong Perempuan Buat Solusi Penanganan Sampah

Pemkab Tangerang Luncurkan Sekolah Gender, Dorong Perempuan Buat Solusi Penanganan Sampah

Kamis, 19 Februari 2026 | 21:33

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang meluncurkan Sekolah Gender Angkatan I tahun 2026, sebagai wadah transformasi pemikiran dan ruang belajar bagi kaum perempuan, untuk memperkuat kapasitasnya agar mampu berkontribusi nyata menyelesaikan masalah

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

TEKNO
YouTube Eror di Indonesia, Pengguna Tak Bisa Akses Beranda hingga Shorts

YouTube Eror di Indonesia, Pengguna Tak Bisa Akses Beranda hingga Shorts

Rabu, 18 Februari 2026 | 13:37

Layanan berbagi video milik Google, YouTube, dilaporkan mengalami gangguan secara global pada Rabu, 18 Februari 2026, pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

OPINI
Jalan Rusak Memakan Korban, Prioritas Pembangunan Dipertanyakan

Jalan Rusak Memakan Korban, Prioritas Pembangunan Dipertanyakan

Kamis, 19 Februari 2026 | 17:23

Lubang-lubang di jalan bukan sekadar cacat aspal. Ia menjadi ancaman langsung terhadap keselamatan publik. Dalam konteks Pasar Kemis, korban bukan hanya luka ringan, tetapi kehilangan nyawa. Artinya, ini bukan lagi isu infrastruktur teknis

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill