Connect With Us

BMKG: Potensi Gempa M8,7 di Selat Sunda, Dampak di Jakarta Bisa Lebih Parah

Tim TangerangNews.com | Sabtu, 22 Januari 2022 | 19:42

Ilustrasi gempa yang berdampak di Lampung, Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Daryono menyampaikan, adanya potensi terjadinya gempa megathrust berkekuatan M8,7 di Selat Sunda, bisa membawa dampak yang lebih parah bagi wilayah DKI Jakarta. 

Menurut Daryono, kalau berdasarkan pemodelan shakemap, 8,7 maka wilayah Lampung, Banten, dan Jawa Barat terguncang mencapai 7-8 MMI (destruktif). Kerusakan sedang hingga berat, termasuk Jakarta.

“Apalagi tanah Jakarta lunak, kerusakan bisa lebih parah juga,” kata Daryono dalam Polemik MNC Trijaya FM bertajuk ‘Waspada Gempa Megathrust dan Bencana Hitrometrologi’ secara daring, Sabtu 22 Januari 2022, dikutip dari iNews..

Peringatan potensi terjadinya gempa megathrust berkekuatan M8,7 di Selat Sunda disampaikan oleh Institut Teknik Bandung (ITB) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terkait dengan terjadinya gempa Banten M6,6 pada Jumat pekan lalu yang banyak menimbulkan kerusakan di sebagian wilayah Banten. 

  

Daryono mengatakan bahwa sangat bisa hasil modelling tsunami ini dijadikan acuan karena sudah dimitigasi oleh para ahli. Terkait metodenya pun telah disepakati. Dalam pemodelan tsunami, Selat Sunda, Jabar, Bandar Lampung, bisa mencapai 15-20 meter. 

Lalu, bisa menyusut ke Selat Sunda memutar sampai ke Utara Jakarta, tapi hanya 1,5 meter. “Yang penting bukan saat pasang purnama karena tsunaminya bisa lebih tinggi, termasuk juga terdampak ke pesisir Sumatera,” terang Daryono.   

Lebih lanjut Daryono menuturkan, pemerintah juga terus mendukung dengan dipasangnya alat mitigasi yang lengkap di Selat Sunda. “Sensor system ada 18, tide gauge ada 5, water level, automatic water system ada, IDSL punya KKP, BIG menaruh sensor tide gauge, 2 sirine tsunami yang ditempatkan Lampung dan Anyer, sirine tsunami ada 5 di sana,” urainya.    

Ia menambahkan, BMKG pun terus mengedukasi masyarakat dan stakeholder supaya memiliki respons dan dapat mengurangi risiko bencana alam. BMKG selalu menyampaikan kepada masyarakat bahwa memang proses alam ada yang membahayakan, sehingga masyarakat harus paham cara menyelamatkan diri.

TANGSEL
329 Rumah Tak Layak Huni di Tangsel Rampung Diperbaiki, Pondok Aren Dapat Jatah Terbanyak

329 Rumah Tak Layak Huni di Tangsel Rampung Diperbaiki, Pondok Aren Dapat Jatah Terbanyak

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:35

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyelesaikan perbaikan 329 unit Rumah Umum Tidak Layak Huni (RUTLH) sepanjang 2026.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

TEKNO
Usung Konsep Soft Water, Coway Indonesia Kenalkan Yonsu yang Mampu Tingkatkan Kualitas Air untuk Perawatan Kulit dan Rambut

Usung Konsep Soft Water, Coway Indonesia Kenalkan Yonsu yang Mampu Tingkatkan Kualitas Air untuk Perawatan Kulit dan Rambut

Senin, 24 Agustus 2026 | 20:08

Coway Indonesia memperluas lini solusi home wellness dengan memperkenalkan Yonsu, water softener yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas air yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari, khususnya saat bersentuhan dengan kulit dan rambut.

KAB. TANGERANG
Beredar Spanduk Penolakan Safari Politik Jokowi di Tangerang

Beredar Spanduk Penolakan Safari Politik Jokowi di Tangerang

Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:41

Sejumlah titik di Kabupaten Tangerang mulai terpasang spanduk penolakan kedatangan mantan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill