Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD
Kamis, 21 Mei 2026 | 23:28
Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
TANGERANGNEWS.com-Kabar duka datang dari keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Mantan Ketua PWI Pusat Margiono meninggal di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Modular, Jakarta, pada Selasa 1 Februari 2022 pada pukul 09.45 WIB.
Ketua Umum Pengurus PWI Pusat, Atal S Depari mengonfirmasi berita duka tersebut. "Benar (kabar meninggal). Keluarga besar PWI sangat merasa kehilangan beliau," kata Atal seperti dikutip dari Detik, Selasa 1 Februari 2022.
Menurut Atal, Margiono terkenal sebagai sosok yang ramah dan humoris. "Beliau ini sangat ramah dengan siapapun. Beliau adalah ketua yang sangat humoris," tuturnya.
Margiono terpilih sebagai ketua umum dalam Kongres PWI pada 2008. Dia menjabat ketua umum selama dua periode, yaitu 2008-2013 dan 2013-2018. Mendiang semasa hidupnya merupakan wartawan senior yang telah malang-melintang di dunia pers sejak zaman Orde Baru.
Karir jurnalistik Margiono dimulai dari wartawan Jawa Pos yang kemudian menjadi Pemimpin Redaksi koran itu. Lalu ia membesarkan Rakyat Merdeka, yang merupakan salah satu produk dari Jawa Pos mulai dari Pemimpin Redaksi hingga sempat menjadi Direktur Utama grup tersebut.
Almarhum Margiono juga terkenal dengan aksi beraninya yang menampilkan cover Presiden Soeharto berpakaian raja dalam kartu king di majalah D&R. Aksi itu berujung majalah tersebut kehilangan Surat Izin Usaha Penerbitan Pers (SIUPP).
Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
TODAY TAGKota Tangerang Selatan (Tangsel) dan Kota Tangerang masuk dalam daftar daerah dengan panjang jalan terbesar di kawasan Jabodetabek tahun 2025.
Ratusan UMKM di kawasan BSD City, Tangerang, diajari pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk promosi hingga dapat meningkatkan daya saing.
Kini wajah Situ Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, berubah total. Situ seluas 22 hektar ini dulunya dikenal sebagai area terbengkalai. Ilalang tinggi, semak liar, hingga kesan menyeramkan pernah melekat di kawasan tersebut.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews