Connect With Us

Kemenkes: Indonesia Sedang Bersiap Memasuki Gelombang Ketiga Covid-19

Tim TangerangNews.com | Rabu, 2 Februari 2022 | 09:00

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi. (@TangerangNews / YouTube Sekretariat Presiden)

TANGERANGNEWS.com-Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi menyampaikan, Indonesia sekarang ini tengah bersiap memasuki gelombang ketiga lonjakan penyebaran pandemi Covid-19 dengan melihat data-data penambahan kasus harian saat ini. 

Nadia memastikan, untuk saat ini Indonesia belum memasuki gelombang ketiga lonjakan kasus Covid-19.  “Ada kekeliruan dalam pemberitaan yang menyebut Indonesia sudah masuk gelombang ketiga. Kalau resmi pasti ada rilis resmi dari Kemenkes," ujarnya seperti dikutip dari Tempo, Selasa, 1 Februari 2022.

Menurut Nadia, untuk melihat apakah Indonesia akan masuk gelombang ketiga atau tidak, hal tersebut tak bisa dilihat dari penambahan kasus dalam 10 hari saja. Sebab, rentang waktu tersebut terlalu singkat untuk menetapkan bahwa Indonesia memasuki fase gelombang ketiga. 

"Tentunya kita masih perlu melihat perkembangan lebih lanjut mengingat penambahan kasus baru 10 hari," tutur Nadia yang juga sebagai Juru Bicara Kementerian Kesehatan. 

Adapun per hari Selasa, penambahan kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 16.021.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan puncak kasus Covid-19 varian Omicron bisa lebih banyak  3-6 kali lipat dari varian Delta.

Budi mengatakan, penularan tinggi sekali dan Indonesia pasti akan mengalami ini. “Jadi kalau puncaknya kita dulu pernah 57.000 per hari kita mesti siap-siap dan hati-hati dan waspada, tidak perlu kaget," kata Budi di Jakarta, Senin.

Ia menyebutkan, di negara-negara lain bisa tiga sampai enam kali dibandingkan puncaknya Delta. Kasus di Amerika Serikat sempat mencapai 800.000 per hari akibat Omicron dibandingkan dengan Delta yang mencapai 250.000 per hari. Sedangkan di Prancis mencapai 360.000 per hari, lebih banyak dibandingkan dengan Delta yang 60.000 hari.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Minta Warga Jangan Asal Beli Hewan Kurban, Cek Dulu Stiker Resminya

Pemkot Tangerang Minta Warga Jangan Asal Beli Hewan Kurban, Cek Dulu Stiker Resminya

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:53

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membeli hewan kurban dan memastikan lapak penjualan memiliki stiker resmi dari Pemkot Tangerang.

TANGSEL
Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus

Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06

Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill