Connect With Us

40 Persen Sampah Bogor Raya-Tangerang Siap Dikelola TPPAS Nambo

Tim TangerangNews.com | Selasa, 8 Maret 2022 | 18:30

Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS ) Regional Lulut Nambo, Kabupaten Bogor. (@TangerangNews / TribunnewsBogor)

TANGERANGNEWS.com–Permasalahan pembuangan sampah di wilayah Bogor dan sebagian Tangerang bakal segera teratasi. Pemprov Jawa Barat menyampaikan Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS ) Regional Lulut Nambo, Kabupaten Bogor siap untuk mengelola 40 persen sampah di wilayah Bogor Raya (Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Depok) dan wilayah Tangerang Selatan, Banten.

"Insya Allah Nambo akan mengelola 40 persen sampah sekitar 700 ton sehari bisa kita selesaikan masalah di Depok, Kota Bogor, dan juga Tangerang Selatan," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jabar Prima Mayaningtyas seusai Peringatan Puncak Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2022 Tingkat Jawa Barat di Kota Bandung, Selasa 8 Maret 2022, seperti dilansir dari Antara. 

Prima memastikan TPPAS Regional Lulut Nambo, Kabupaten Bogor sudah siap diresmikan dalam waktu dekat. Saat ini, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat sedang melakukan sejumlah persiapan agar pada Maret 2022 ini TPPAS Nambo sudah bisa diresmikan oleh pemerintah.

Menurut dia, pengoperasian akan dimulai pada Maret 2022 dan rencananya akan hadir Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bersama Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil.

Sisa sampah Bogor Raya akan dikelola tahun depan sebanyak 40 persen, yaitu 720 ton per hari sehingga dalam sehari dapat mengelola 1.600 sampai 2.000 ton sampah dari Bogor Raya dan Tangerang Selatan menghasilkan RDF atau Refuse Derived Fuel.

"Insya Allah tahun depan kita siapkan tipping fee sudah kita siapkan mekanisme kaitan pembayaran dari Kabupaten kota juga mereka siapkan, teknis penimbangan dan verifikasi bersama-sama untuk menangih kabupaten kota sudah selesai dan kita bisa resmikan Maret," jelas Prima.

Ia menambahkan, pengoperasian TPPAS Lulut Nambo telah mendapat restu dari Kemenko Marves dan dari Kementerian LHK dan mereka setuju pengoperasian dilakukan terlebih dahulu kemudian disusul dengan peresmian. "Mereka siap dan ini Insya Allah terbesar se-Indonesia dan alatnya terbesar juga di dunia," kata Prima.

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

OPINI
Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:50

Penjajahan digital ( kolonialisme digital) adalah bentuk penguasaan atau kontrol terhadap suatu negara, masyarakat, atau individu melalui teknologi, platform digital, algoritma, serta penguasaan data.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill