Connect With Us

MUI: Logo Halal yang Diterbitkan Kemenag Tak Sesuai Kesepakatan Awal

Tim TangerangNews.com | Selasa, 15 Maret 2022 | 13:21

| Dibaca : 454

Logo halal terbaru yang diterbitkan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Kementerian Agama. (@TangerangNews / Kemenag)

TANGERANGNEWS.com-Logo halal yang baru diterbitkan Kementerian Agama memunculkan polemik di masyarakat. Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan penetapan logo halal perlu melibatkan aspirasi berbagai pihak yang terlibat dalam proses sertifikasi halal, pasalnya logo yang baru diterbitkan Kemenag dinilai tak sesuai dengan kesepakatan awal.

Ketua MUI Bidang Halal dan Ekonomi Syariah Sholahuddin Al Aiyub menekankan, semestinya penetapan logo halal perlu mempertimbangkan dan mengokomodir aspirasi para pihak. “Khususnya para pelaku yang selama ini bergelut dalam bidang halal," kata Sholahuddin dalam keterangan tertulis, Senin 14 Maret 2022.

Menurut Sholahuddin, sejak 2019 ketika Menteri Agama saat itu dipegang Fachrul Razi, MUI dan Kemenag telah mencapai babak final kesepakatan logo halal. Di antara banyak aspek pembahasan sistem jaminan produk halal, logo halal menjadi bagian paling alot untuk disepakati.

Ia mengungkapkan, saat itu logo halal yang disepakati antara MUI dan Kemenag bentuknya bulat seperti logo halal MUI saat ini. Namun, tulisan melingkar Majelis Ulama Indonesia di bagian luar diganti menjadi Kementerian Agama Republik Indonesia dan tulisan Arab melingkar Majelis Ulama Indonesia tetap dipakai.

Sedangkan logo halalnya jelas dengan tulisan Arab, terletak di dalam belah ketupat. Sementara di bawah tulisan halal Arab ada tulisan Halal Indonesia. 

Menurut dia, logo halal yang seperti itu bisa mengakomodir berbagai pihak. "Tulisan halalnya jelas. Kementerian Agama sebagai pihak tempat mendaftar dan menerbitkan sertifikasi halal jelas. MUI sebagai pihak yang mengeluarkan fatwa halal juga jelas," tuturnya.

Sholahuddin menjelaskan, desain seperti itu menjembatani berbagai pihak sekaligus menggambarkan proses sistem sertifikasi halal yang baru sesuai peraturan perundang-undangan.

"Sejak pertemuan itu, belum sempat ada tindak lanjut dan pembahasan lagi, namun sekarang tiba-tiba kita mendengar bahwa BPJPH telah mematenkan logo Halal Indonesia," tegasnya.

Sholahuddin mengaku kaget dengan kemunculan logo baru ini, karena tiba-tiba ada logo yang sangat berbeda dengan dua logo yang pernah disepakati sebelumnya. Dia menuturkan MUI sangat memahami peraturan perundang-undangan yang memberikan kewenangan terkait penetapan logo halal kepada BPJPH.

Namun di sisi lain, ia mengingatkan agar penetapan logo ini tidak tiba-tiba, perlu mempertimbangkan aspirasi berbagai pihak termasuk kalangan usaha dan konsumen. Sebab, bagi dia, logo halal MUI selama ini telah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia bahkan dunia.

"Logo halal MUI selama ini telah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia bahkan dunia. Karena memang produk yang menampilkan tanda halal dengan logo MUI ini dipasarkan di pasar global," terang Sholahuddin.

Senada, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem Effendi Choirie mengusulkan agar desain logo halal baru diganti agar lebih terbaca dan sesuai keinginan publik. 

Ia menilai desain logo halal baru perlu diubah untuk meredam polemik. "Supaya tidak terjadi kontroversi, diubah saja sesuai dengan kaidah-kaidah yang ada, dan sesuai dengan aturan serta keinginan publik. Tulisan halalnya yang lebih jelas lagi," ujar Gus Choi, sapaan Effendi Choirie, dalam keterangan tertulisnya, Senin.

BANDARA
Dituding Jadi Penyebab Kenaikan Harga Tiket Pesawat, Sekarpura II Tanggapi Penyesuaian Tarif Airport Tax

Dituding Jadi Penyebab Kenaikan Harga Tiket Pesawat, Sekarpura II Tanggapi Penyesuaian Tarif Airport Tax

Rabu, 20 Juli 2022 | 16:12

TANGERANGNEWS.com-Ketua Umum Serikat Karyawan PT Angkasa Pura II (SEKARPURA II) Trisna Wijaya menanggapi penyesuaian atau kenaikan tarif Airport Tax yang dituding akan sangat mempengaruhi kenaikan harga tiket pesawat.

MANCANEGARA
232 WNI Jadi Korban Penyekapan dan Penipuan di Kamboja

232 WNI Jadi Korban Penyekapan dan Penipuan di Kamboja

Selasa, 9 Agustus 2022 | 19:30

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 232 warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban penyekapan dan penipuan di Kamboja.

BANTEN
Dana Cadangan Rp596 Miliar Bakal Disiapkan Pemprov Banten untuk Biayai Pemilu 2024

Dana Cadangan Rp596 Miliar Bakal Disiapkan Pemprov Banten untuk Biayai Pemilu 2024

Minggu, 7 Agustus 2022 | 22:20

TANGERANGNEWS.com-Dana sebesar Rp596 miliar lebih akan disiapkan sebagai cadangan dalam pembiayaan kebutuhan Pemilu Serentak 2024 di Provinsi Banten.

HIBURAN
Sule dan Nathalie Holscher Resmi Bercerai

Sule dan Nathalie Holscher Resmi Bercerai

Rabu, 10 Agustus 2022 | 16:39

TANGERANGNEWS.com-Komedian Sule resmi bercerai dengan Nathalie Holscher berdasarkan putusan Pengadilan Agama (PA) Cikarang, Bekasi, Jawa Barat pada Rabu, 10 Agustus 2022.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill