Connect With Us

Tilang Elektronik di Tol Diawasi 24 Jam, Ini Besaran Dendanya

Tim TangerangNews.com | Rabu, 30 Maret 2022 | 11:43

| Dibaca : 22105

Ilustrasi - Tilang elektronik mulai diberlakukan di jalan tol pada 1 April 2022. (@TangerangNews / Antara)

TANGERANGNEWS.com–Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mulai memberlakukan aturan batas kecepatan dan muatan di tujuh ruas tol, dua di antaranya, yaitu Tol Kunciran-Cengkareng dan Tol Jakarta-Tangerang mulai 1 April mendatang. 

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, aturan tersebut bakal diawasi melalui kamera e-TLE selama 24 jam karena tidak ada batas waktu di jalan tol, sehingga berlaku 24 jam. “Apabila ada pelanggaran batas kecepatan maka kamera akan melakukan penindakan capture," kata Sambodo, Selasa 29 Maret 2022.

Ia menyebutkan, ketentuan pidana terhadap pelanggaran batas kecepatan telah diatur dalam Pasal 287 ayat 5 Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) No 22/2009 yang berbunyi:

"Setiap pengendara yang melanggar aturan batas kecepatan paling tinggi atau paling rendah dipidana dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp500.000".

Batas kecepatan di jalan bebas hambatan atau tol adalah paling rendah 60 km/jam dengan batas tertinggi 100 km/jam.

Sedangkan pelanggaran batas muatan diatur dalam Pasal 307 UU No 22/2009 yang berbunyi: 

"Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor Angkutan Umum Barang yang tidak mematuhi ketentuan mengenai tata cara pemuatan, daya angkut, dimensi kendaraan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 169 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp500.000.

Sambodo juga menyampaikan pihaknya memastikan pelat nomor dewa (khusus) tidak ada yang lolos dalam penerapan sanksi tilang elektronik untuk kendaraan pelanggar batas kecepatan atau "Elektronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Speedcam" di jalan tol.

"Semua berlaku termasuk nomor polisi dengan huruf akhir RFS sama seperti ganjil genap, semua berlaku. Kami akan kirim ke instansi yang tertera di alamat kendaraan tersebut," tegas Sambodo.

Sambodo menjelaskan, tilang elektronik tersebut telah terintegrasi dengan sistem ETLE nasional sehingga pelanggar dari luar wilayah Jadetabek tidak akan lolos dari tilang "speedcam" maupun WIM.

Sebelumnya diberitakan, kamera tilang elektronik tersebut akan terpasang di tujuh ruas tol di Jakarta dan sekitarnya. Adapun ruas jalan tol yang diawasi oleh kamera tilang elektronik tersebut, yakni:

Kamera tilang batas kecepatan (speedcam):

1. Tol Jakarta-Cikampek.

2. Tol Layang MBZ.

3. Tol Soedijatmo.

4. Tol Dalam Kota.

5. Tol Kunciran-Cengkareng.

Kamera tilang batas muatan atau WIM (Weight in Motion):

1. Tol JORR.

2. Tol Jakarta-Tangerang.

BANDARA
12 Penerbangan lnternasional Mendarat Berdekatan, Antrean Penumpang di Bandara Soetta Membeludak

12 Penerbangan lnternasional Mendarat Berdekatan, Antrean Penumpang di Bandara Soetta Membeludak

Senin, 16 Mei 2022 | 22:04

Membeludaknya antrean penumpang internasional di gerbang imigrasi Bandara Soekarno-Hatta pada Minggu 15 Mei 2022 sore disebabkan adanya 12 penerbangan internasional yang mendarat secara berdekatan.

NASIONAL
Harga Minyak Goreng Masih Mahal, BUMN dan Swasta Distribusikan ke 10 Ribu Titik

Harga Minyak Goreng Masih Mahal, BUMN dan Swasta Distribusikan ke 10 Ribu Titik

Rabu, 18 Mei 2022 | 23:06

Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan BUMN bersama swasta mendapat penugasan untuk mendistribusikan minyak goreng ke 10.000 titik.

BANTEN
Bank BJB Siap Pecahkan Rekor MURI Live Streaming 61 Jam Non Stop

Bank BJB Siap Pecahkan Rekor MURI Live Streaming 61 Jam Non Stop

Rabu, 18 Mei 2022 | 16:12

TANGERANGNEWS.com-Bank BJB siap mencatatkan sejarah baru dengan memecahkan rekor MURI melalui Live Streaming atau siaran langsung selama 61 jam non stop dalam rangkaian HUT ke-61.

TEKNO
Layanan Aplikasi Telegram Bakal Berbayar

Layanan Aplikasi Telegram Bakal Berbayar

Kamis, 5 Mei 2022 | 16:20

TANGERANGNEWS.com-Aplikasi pesan instan, Telegram, rencananya akan memberlakukan layanan berbayar. Kini pengembang tengah melakukan uji coba sistem langganan yang nantinya dinamakan Telegram Premium.

""Rasa bahagia dan tak bahagia bukan berasal dari apa yang kamu miliki, bukan pula berasal dari siapa diri kamu, atau apa yang kamu kerjakan. Bahagia dan tak bahagia berasal dari pikiran kamu." "

Dale Carnegie