Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik
Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Saat mudik Lebaran 2022, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyebut ada 23 titik pintu tol yang rawan kepadatan kendaraan. Dari 23 titik tersebut, salah satunya berada di Gerbang Tol (GT) Cikupa, Kabupaten Tangerang.
Adapun puluhan titik pintu tol rawan kepadatan kendaraan saat mudik Lebaran 2022 diketahui berada di wilayah Jawa.
"Di mana wilayah Banten ada 2, wilayah Jakarta atau Polda Metro ada 2 gate tol. Kemudian wilayah Jawa Barat ada 7, Jawa Tengah ada 6, dan Jawa Timur juga ada 6," kata Sigit, seperti dilansir dari Kompas, Minggu 24 April 2022.
Sementara itu, gerbang tol paling padat diprediksi berada di wilayah Jawa Barat dari total 23 titik yang ada. Enam titik di antaranya merupakan lokasi terjadinya bottle neck (penyempitan jalur), seperti di ruas Jalan Tol Tangerang-Merak Km 26.
"Namun pada saat mulai terjadi peningkatan, ini tentunya menjadi masalah, karena ada perubahan dari 4 lajur menjadi 2," ujar Sigit.
Kemudian, arah Cikampek mulai Km 48 sampai Km 50 ada perubahan 5 lajur menjadi 3 lajur. Kemudian di Cikampek Km 31-37 ada perubahan dari 4 lajur menajdi 3 lajur. Seterusnya, di Km 70-72, 3 lajur menjadi 2 lajur.
"Kemudian arah Jakarta dan sebaliknya 6 lajur menjadi 3 lajur. Pada saat arus balik nanti dan di Km 54 dari 5 lajur menjadi 3 lajur," terang Sigit.
Berikut daftar 23 Gerbang Tol (GT) yang rawan macet saat mudik Lebaran 2022:
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGMenteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.
Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang profesional dan responsif.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews